“Ditengah kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat, utamakan kegiatan prioritas. Yang tidak mendesak tunda dulu,” ucapnya.
Dialog Publik 22 September 2025: Wacana Pemotongan TKD
Memasuki September, isu efisiensi terus muncul dengan adanya wacana pemotongan Transfer ke Daerah (TKD).
Dalam dialog publik Forum Rakyat Kaltim Bersatu di Ruang Tepian I, 22 September 2025, Rudy Mas’ud menegaskan pemotongan TKD jangan sampai mengorbankan kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
"Pemangkasan dan efisiensi anggaran tahun depan jangan sampai kontribusi besar daerah ini tidak sebanding dengan manfaat yang kembali ke masyarakat," katanya.
Oktober 2025: Efisiensi dan Perjuangan Anggaran Kaltim
Awal Oktober, 6 Oktober 2025, dalam Morning Briefing di Inspektorat Daerah Kaltim, ia meminta seluruh OPD bekerja jenius, tidak cukup hanya bekerja cerdas menghadapi situasi efisiensi dari pemerintah pusat.
"Menghadapi berbagai situasi saat ini, adanya adanya efisiensi anggaran semua OPD harus bekerja jenius, tidak cukup hanya bekerja cerdas," tegasnya.
Rencana Pertemuan dengan Menteri Keuangan
Sehari setelahnya, 7 Oktober 2025, Rudy menyatakan akan bertemu Menteri Keuangan untuk memperjuangkan anggaran pembangunan Kaltim, terutama sebagai daerah penghasil migas dan batu bara ditengah efisiensi oleh pemerintah pusat.
"Besok saya akan bertemu Menteri Keuangan. Kita akan berjuang untuk anggaran pembangunan Kaltim, terutama sebagai daerah penghasil migas dan batu bara," ujarnya.
Dampak Pemotongan TKD hingga 73 Persen
Pernyataan paling tegas soal dampak pemotongan anggaran disampaikan Rudy Mas’ud saat peninjauan jalur Sotek–Bongan pada Jumat 17 Oktober 2025.
Tag



