Meski begitu, secara nominal rupiah, sektor tambang masih menjadi penopang utama ekspor Kaltim, jauh melampaui sektor industri pengolahan maupun pertanian.
Ketergantungan Tinggi Jadi Tantangan
Dominasi sektor tambang yang mencapai lebih dari 70 persen total ekspor menunjukkan tingginya ketergantungan struktur ekonomi Kaltim terhadap komoditas primer.
Kondisi ini membuat kinerja ekspor daerah sangat sensitif terhadap perubahan harga dan permintaan global.
Ketika harga komoditas melemah atau terjadi gangguan pasar internasional, dampaknya langsung terasa pada nilai ekspor secara keseluruhan.
Hal ini terlihat dari penurunan ekspor total Kaltim sepanjang Januari–November 2025 yang ikut tertekan.
Tiga Besar Negara Tujuan Ekspor Nonmigas (Jan–Nov 2025) – dalam Rupiah
1. Tiongkok
- Nilai ekspor: US$5.835,45 juta
- Setara rupiah: ± Rp91,63 triliun
- Peran: 34,31%
Lebih dari sepertiga ekspor nonmigas terserap ke Tiongkok, menjadikannya pasar paling dominan sekaligus sumber risiko terbesar.
Tag



