Arus Publik

Sekolah Rakyat di Kaltim

Instruksi Kementerian! Dinsos Samarinda Buka Pendaftaran Sekolah Rakyat untuk 100 Siswa Tambahan

Pendaftaran Dibuka Hanya Dua Hari

Jumat, 27 Juni 2025 23:31

ILUSTRASI - Ilustrasi program Sekolah Rakyat / IST

ARUSBAWAH.CO -  Kota Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan inklusif.

Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsospemmas) membuka pendaftaran Sekolah Rakyat untuk 100 siswa tambahan dari keluarga miskin ekstrem, sesuai instruksi langsung dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Program ini dibuka mulai 25 Juni 2025, mencakup 50 siswa jenjang SMP dan 50 siswa jenjang SMA.

Proses pendaftaran berlangsung singkat — hanya dua hari — guna mengejar target dimulainya tahun ajaran baru pada pertengahan Juli 2025.

Dua Lokasi Belajar: BPMP dan BLKI Samarinda

Para peserta nantinya akan mengikuti kegiatan belajar di dua lokasi:

  • Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Samarinda Seberang
  • Balai Latihan Kerja Industri (BLKI), Sungai Kunjang

Pendaftaran tambahan ini merupakan bagian dari penambahan kuota siswa Sekolah Rakyat, setelah sebelumnya 100 siswa telah direkrut langsung oleh Kemensos berdasarkan data nasional.

 

Tak Cukup Hanya SKTM, Data Diverifikasi Lewat Sistem Kemensos

Agus Sofyan, Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos Samarinda, membenarkan pembukaan pendaftaran ini.

Ia menjelaskan bahwa proses seleksi tidak hanya bergantung pada Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT atau kelurahan.

“Walau ada SKTM, bukan berarti otomatis diterima. Semua data akan diverifikasi lewat aplikasi Kemensos,” tegas Agus.

Data keluarga miskin yang digunakan berasal dari Sistem Satu Data milik Kemensos, yang tidak bisa dimanipulasi dengan dokumen tambahan.

Wajib Masuk Kategori Prasejahtera: Desil 1–3

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda, Asli Nuryadin, juga menekankan bahwa siswa yang mendaftar harus masuk dalam kategori prasejahtera, khususnya desil 1, 2, atau 3.

Bagi warga yang belum terdata, Dinsos akan dibantu oleh relawan dan BPS untuk dimasukkan ke dalam basis data nasional.

“Yang penting mereka masuk kategori prasejahtera. Kalau belum, kita bantu supaya masuk data Kemensos,” jelas Asli.

Target Rampung Dalam Dua Hari, SK Ditandatangani Wali Kota

Asli juga menyebut bahwa proses pendaftaran ini harus selesai dalam dua hari, agar segera bisa ditetapkan melalui SK Wali Kota Samarinda.

Total 200 siswa telah disiapkan untuk mengikuti Sekolah Rakyat, 100 dari data Kemensos dan 100 melalui pendaftaran terbuka ini.

Meski berbeda mekanisme, prinsip seleksinya sama: memprioritaskan keluarga miskin ekstrem. (wan)

Ads Arusbawah.co

 

Tag

MORE