ARUSBAWAH.CO - Kota Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan inklusif.
Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsospemmas) membuka pendaftaran Sekolah Rakyat untuk 100 siswa tambahan dari keluarga miskin ekstrem, sesuai instruksi langsung dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Program ini dibuka mulai 25 Juni 2025, mencakup 50 siswa jenjang SMP dan 50 siswa jenjang SMA.
Proses pendaftaran berlangsung singkat — hanya dua hari — guna mengejar target dimulainya tahun ajaran baru pada pertengahan Juli 2025.
Dua Lokasi Belajar: BPMP dan BLKI Samarinda
Para peserta nantinya akan mengikuti kegiatan belajar di dua lokasi:
- Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Samarinda Seberang
- Balai Latihan Kerja Industri (BLKI), Sungai Kunjang
Pendaftaran tambahan ini merupakan bagian dari penambahan kuota siswa Sekolah Rakyat, setelah sebelumnya 100 siswa telah direkrut langsung oleh Kemensos berdasarkan data nasional.
- Bulan Depan Launching, Pemprov Kaltim Baru Mau Kirim Usul untuk Sekolah Rakyat, Darlis: Lambat
- Sekolah Rakyat di Samarinda Dimulai Awal Juli 2025, Tapi Sudah Ada Calon Siswa Menolak! Kadisdik: Ini kan Aneh
- Mensos Gus Ipul: Biaya Sekolah Rakyat Capai Rp 48 Juta per Siswa per Tahun, Total Anggaran Rp 2,3 Triliun




