Lebih lanjut, mengenai mekanisme terkait mengisi kekosongan komisioner, Iffa menjelaskan pihaknya masih belum mengetahui bagaimana proses yang akan dilalui.
Hal itu nantinya akan dibahas dalam Rapat Pleno yang dimaksud, namun yang jelas, kandidat pengganti dirinya berasal dari 5 orang yang masuk dalam 10 besar saat seleksi Komisioner KPU Kaltim beberapa waktu lalu.
“Kita masih belum tau pasti prosesnya bagaimana, tapi yang jelas kandidat pengganti dari mereka yang berada pada posisi 6 sampai 10 dalam seleksi KPU Kaltim,” jelasnya.
Sementara itu, Komisioner KPU Kaltim, Suardi menegaskan kewenangan dalam mengisi kekosongan pada jabatan komisioner di KPU Kaltim, pihaknya tak dapat berkomentar lebih, sebab hal itu menjadi kewenangan dari KPU RI.
“Kalau untuk PAW di KPU Kaltim kami tidak mengetahui, karena itu kewenangan dari KPU RI," ujarnya. (adv)
Tag