ARUSBAWAH.CO - Kejelasan mengenai selesainya audit medik dalam kasus dugaan kelalaian medis yang menyebabkan tangan seorang bayi diduga mengalami nekrosis (pembusukan jaringan) di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) akhirnya terjawab.
Pihak manajemen rumah sakit mengakui bahwa hasil audit tersebut telah rampung, namun dokumen tersebut belum bisa diakses oleh publik maupun keluarga korban.
Dalam konfirmasi tertulis melalui pesan WhatsApp pada Selasa (5/5/2026), pihak RSUD AWS secara gamblang membenarkan status terbaru investigasi internal mereka.
Saat ditanya apakah hasil audit sudah keluar, pihak rumah sakit menjawab singkat.
"Iya," tulis dr Arsya Andina, Humas RSUD AW Sjahranie.
Namun, saat redaksi meminta soal hasil audit tersebut, pihak RSUD belum menginyakan untuk memberikan.
Tetapi, disampaikan bahwa pihak rumah sakit akan lebih dahulu melakukan audiensi dengan DPRD Kaltim.




