Advertorial

Hadapi Tantangan Global, Kaltim Dorong Pemagangan ke Jepang untuk Gen Z

Seno Aji Tekankan SDM Unggul sebagai Fondasi Masa Depan

Kamis, 26 Juni 2025 11:13

MEMBUKA ACARA - Wagub Kaltim Seno Aji saat Sosialisasi Program Pemagangan ke Jepang 2025 yang digelar di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Rabu (25/6/2025)/ HO

ARUSBAWAH.CO -  Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) , Seno Aji, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang makin dinamis.

Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan Sosialisasi Program Pemagangan ke Jepang 2025 yang digelar di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Rabu (25/6/2025).

Acara ini diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kaltim, Disnakertrans, BPVP Kaltim, serta Yayasan Sahabat Satu Nusa.

“Persaingan kerja saat ini tak hanya berasal dari dalam negeri, tapi juga dari luar. Meningkatkan kualitas SDM adalah kunci agar kita bisa bersaing,” ujarnya.

Magang ke Jepang, Peluang Belajar Sekaligus Bekerja

Seno menjelaskan bahwa pemagangan ke Jepang bukan sekadar kesempatan kerja semata, tapi juga sarana pengembangan diri yang kaya manfaat.

Menurutnya, program ini mampu melatih keterampilan teknis, membentuk karakter disiplin, serta membangun etos kerja yang kuat — modal penting untuk bertahan di dunia kerja masa depan.

“Harapan kami, makin banyak lulusan SMA dan SMK di Kaltim yang tertarik mengikuti program ini,” katanya.

Sejalan dengan Program Gratispol dan Misi Generasi Emas

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan dukungan penuh terhadap program pemagangan ini.

Program ini dianggap sejalan dengan visi Kaltim menuju Generasi Emas dan mendukung kebijakan pendidikan gratis dan berkualitas (Gratispol).

Seleksi ketat diberlakukan untuk memastikan kesiapan peserta, mulai dari administrasi, pelatihan, kemampuan bahasa, hingga kondisi fisik dan mental.

Antusiasme Tinggi, 170 Pemuda Daftar Magang ke Jepang

Kegiatan sosialisasi ini disambut positif oleh generasi muda di berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

Tercatat, sekitar 170 calon peserta telah mendaftar untuk mengikuti program yang membuka peluang karier dan pembelajaran internasional tersebut.

Seno berharap peserta yang lolos nantinya dapat menjadi pionir perubahan, baik sebagai tenaga kerja profesional, pelaku usaha, maupun pemimpin masa depan. (adv)

Tag

MORE