Arus Publik

Gratispol

Gratispol Seragam Belum Proses Penyaluran, Pak Gubernur Minta Kualitasnya Harus Bagus

Gratispol Seragam Masih dalam Tahap Verifikasi Data

Senin, 4 Agustus 2025 13:3

Wawancara Armin Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Program Gratispol seragam sekolah untuk siswa baru SMA, SMK, dan SLB di Kalimantan Timur masih dalam tahap verifikasi data dan belum memasuki proses penyaluran. 

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Armin, menegaskan pihaknya masih memvalidasi data peserta didik dan ukuran seragam agar pengadaan tepat sasaran dan tidak asal-asalan.

"Iya. Jadi gini, seragam sekarang ini memang lagi proses. Kita harus dapatkan data valid dulu tentang jumlah siswa dan ukuran bajunya. Kami sudah buka link pendaftaran, dan siswa diminta isi sendiri semua informasi itu," ujar Armin kepada wartawan Arusbawah.co saat ditemui pada, Jumat (1/8/2025).

Armin menegaskan, program Gratispol seragam diarahkan langsung oleh Gubernur Rudy Mas’ud agar kualitas seragam benar-benar terjamin. 

"Kami enggak mau nanti seragam dikasih, ukurannya pakaiannya tidak sesuai dengan para siswa," lanjut Armin.

Karena itu menurutnya, prosesnya harus dibuat cermat walaupun sedikit lebih lambat.

"Pak Gubernur sendiri yang minta agar kualitasnya harus bagus. Beliau enggak mau nanti bajunya cepat rusak, sepatunya jelek, atau tasnya gampang sobek," ujarnya.

Distribusi Seragam Tertunda karena Data dan Vendor Belum Siap

Kemudian Armin mengungkap, saat ini masih ada sekolah yang belum mengirimkan data. 

Data itu meliputi jumlah siswa baru, ukuran pakaian (baju, celana atau rok, dan lengan panjang atau pendek), ukuran sepatu, ukuran tas (kecil, sedang, atau besar), serta jenis kelamin dan nama siswa.

“Sekarang ini masih dalam proses, karena kita tentu harus mendapat data tentang siswanya dulu baru bisa di salurkan,” ujar Armin.

Lebih lanjut, saat ditanya wartwan mengenai vendor penyalur seragam, Armin menegaskan bahwa proses seleksi masih berlangsung dan belum ada nama yang ditetapkan. 

Tag

MORE