Advertorial

Diskominfo Kaltim

Fasilitas sedang Disiapkan Pemprov Kaltim, Sekolah Rakyat Tempati SMAN 16 sebagai Lokasi sementara

Senin, 21 Juli 2025 15:7

SEKOLAH - SMA Negeri 16 Samarinda Diusulkan jadi lokasi sementara sekolah rakyat/ Foto: IST

ARUSBAWAH.CO - SMA Negeri 16 Samarinda resmi dijadikan lokasi sementara bagi pelaksanaan program Sekolah Rakyat, sambil menunggu pembangunan fasilitas permanen yang tengah disiapkan Pemprov Kaltim.

Menurut Kepala SMAN 16 Samarinda, Abdul Rozak, sekolah telah menata berbagai fasilitas agar kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat berjalan optimal, termasuk asrama dan ruang belajar tambahan.

“Gedung asrama dua lantai kami siapkan, terdiri dari 60 kamar yang masing-masing dapat menampung tiga hingga empat siswa. Total kapasitasnya bisa mencapai 180 sampai 240 siswa,” jelas Rozak pada Senin, 21 Juli 2025.

Akses ke laboratorium komputer dan laboratorium IPA juga telah dibuka, sekaligus menyediakan ruang belajar di area asrama.

Seluruh fasilitas ini nantinya akan digunakan sesuai kesepakatan teknis yang tertuang dalam perjanjian kerja sama.

Dalam pernyataannya, Rozak menegaskan dukungan penuh pihak sekolah terhadap program ini. “Secara prinsip kami mendukung penuh. Ini program baik dan strategis. Kami siap bantu, mulai dari fasilitas hingga kerja sama lintas dinas,” ujarnya.

Durasi pemanfaatan SMAN 16 sebagai lokasi sementara diperkirakan berlangsung selama satu tahun, kata Rozak.

Di sisi lain, Pemprov Kaltim tengah menyiapkan lokasi permanen yang dilengkapi ruang kelas, asrama, dan lapangan olahraga.

Setelah Satker menyatakan fasilitas permanen layak, lokasi tersebut akan diajukan ke kementerian untuk ditetapkan secara resmi, tambah Rozak.

Program Sekolah Rakyat sendiri dirancang Pemprov Kaltim untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang sulit menjangkau sekolah formal.

Langkah sementara di SMAN 16 diharapkan menjadi pondasi bagi pendidikan inklusif dan terjangkau di wilayah Benua Etam. (adv)

Tag

MORE