Advertorial

Diskominfo Kaltim

Eni Italia Tanam Investasi Rp165 Triliun di Kalimantan Timur, Gas Produksi Mulai 2027

Fokus di Blok Jangkrik dan Merakes

Minggu, 20 Juli 2025 10:19

BAHLIL - Menteri ESDM Bahlil Lahadia saat hadir dalam Musda Partai Golkar di Kaltim, Sabtu (19/07/2025)/ Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -   Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menarik perhatian dunia energi internasional.

Perusahaan migas asal Italia, Eni, resmi menyatakan komitmennya untuk berinvestasi sebesar 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp165 triliun di wilayah lepas pantai Kalimantan Timur.

Hal ini diumumkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalimantan Timur di Samarinda pada Sabtu, 19 Juli 2025.

“Investasi ini menyasar ladang gas di Blok Jangkrik dan Blok Merakes yang berada di Selat Makassar,” ujar Bahlil.

Produksi Gas Dimulai 2027, Targetkan Ekspor dan Ketahanan Energi Nasional

Eni, yang berkantor pusat di Roma dan telah berdiri sejak 1953, akan memulai kegiatan produksi pada tahun 2027.

Perusahaan ini dikenal fokus pada eksplorasi dan produksi hidrokarbon di lebih dari 70 negara.

Menurut Bahlil, dua blok tersebut akan menjadi kontributor utama untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing gas alam Indonesia di pasar ekspor.

“Tambahan produksi gas ini akan memperkuat neraca energi nasional dan mendukung ekspor kita,” katanya.

Dampak Ekonomi Lokal: Serapan Tenaga Kerja dan Potensi PI Daerah

Bahlil menambahkan, proyek Eni akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kalimantan Timur.

Salah satunya adalah peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal serta potensi kepemilikan participating interest (PI) oleh pemerintah daerah.

“Kalau PI bisa diberikan ke daerah, maka Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Kaltim akan jauh lebih besar,” jelasnya.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk lebih berpihak kepada daerah penghasil migas, seperti Kaltim. (adv)

Tag

MORE