Arus Publik

ENI Italia

Eni Dapat Perpanjangan Izin 20 Tahun di Blok Ganal - Rapak! Estimasi Hasilkan 2 Miliar Kaki Kubik Gas per Hari

Minggu, 30 November 2025 18:19

TANGKAPAN LAYAR - SC Logo ENI/ ENI

ARUSBAWAH.CO -  Perusahaan energi asal Italia, Eni telah mendapatkan perpanjangan izin 20 tahun untuk wilayah kerja migas di Indonesia, yakni Blok Ganal dan Rapak (Geng North). 

Dalam rilis resmi perusahaan, disebutkan pula bahwa otoritas Indonesia telah menyetujui Rencana Pengembangan (Plan of Development/POD) untuk Lapangan Geng North (North Ganal PSC) dan Gehem (Rapak PSC).

Pengembangan terintegrasi dari kedua lapangan ini akan membentuk pusat produksi baru bernama Northern Hub di Cekungan Kutai. 

Dari persetujuan itu, saat ini Eni bersiap menghasilkan produksi gas dan kondensat yang signifikan.

Gas alam sendiri merupakan komponen utama yang mudah menguap, seperti metana, yang biasanya dialirkan melalui jaringan pipa atau diolah menjadi LNG untuk kebutuhan domestik maupun ekspor.

Sementara itu, kondensat adalah cairan hidrokarbon ringan yang larut dalam gas di bawah tekanan tinggi di dalam reservoir. Saat gas diangkat ke permukaan, tekanan menurun sehingga kondensat mengembun menjadi cairan dan bisa dipisahkan dari gas, kemudian disimpan atau diolah lebih lanjut seperti minyak mentah.

Dalam keterangan pers perusahaan estimasi produksi yang dipublish yaitu sekitar 2 bcf/d gas (billion cubic feet per day) dan 80.000 bopd (barrels of oil per day) kondensat di wilayah Kalimantan Timur, baik untuk pasar domestik maupun internasional.

Jumlah ini signifikan.

2 bcf/d gas berarti 2 miliar kaki kubik gas per hari, sementara 80.000 bopd kondensat berarti produksi kondensat sebanyak 80.000 barel per hari. 

Sebelumnya pada 2023 lalu, Eni sudah mengumumkan penemuan gas signifikan dari sumur eksplorasi Geng North-1 yang dibor di North Ganal PSC, sekitar 85 km dari pantai Kalimantan Timur, Indonesia.

Perkiraan awal saat itu, menunjukkan total volume struktur yang ditemukan sebesar 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas dengan kandungan kondensat diperkirakan hingga 400 ribu barel (Mbbls); data yang diperoleh akan digunakan untuk mempelajari opsi pengembangan cepat (fast-track development).

Geng North-1 dibor hingga kedalaman 5.025 meter di perairan sedalam 1.947 meter, dan menemukan kolom gas setebal sekitar 50 meter di reservoir pasir Miocene dengan sifat petrofisika yang sangat baik, yang telah menjadi fokus kampanye akuisisi data secara ekstensif.

Uji produksi sumur (DST) telah berhasil dilakukan untuk penilaian penuh terhadap penemuan gas ini.

Meskipun terbatas oleh fasilitas uji, uji ini memungkinkan estimasi kapasitas sumur mencapai 80–100 juta kaki kubik per hari (mmscfd) dan sekitar 5–6 ribu barel per hari (kbbld) kondensat.

Sebagai informasi, dari rilis pers perusahaan  Eni memiliki 83,3% hak kepemilikan dan menjadi operator Blok North Ganal – Lapangan Geng North, sementara Agra Energi Pte Ltd memegang 16,7% sisanya.

Eni juga memiliki 82% hak kepemilikan dan mengoperasikan Blok Ganal dan Rapak, dengan Tip Top sebagai mitra yang memegang 18%. (pra)

 

 

Tag

MORE