Tekanan pada SPPG tidak hanya soal memasak dan membagi makanan, tetapi memastikan pengantaran aman dalam jarak maksimal 6 kilometer.
Kesalahan pada satu rantai distribusi langsung berdampak pada kualitas gizi siswa.
MBG Kaltim Bergerak, Tapi Belum Merata
Hingga akhir November, MBG Kaltim berada dalam fase “bergerak, tapi belum merata.”
Serapan anggaran sudah tinggi, tetapi operasional di lapangan baru mencapai 62% dari total SPPG yang direncanakan.
Mahakam Ulu menjadi contoh paling nyata bahwa tantangan struktural masih jauh dari tuntas.
Sirajul menegaskan bahwa anggaran akan terus disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.
Namun efektivitas program sangat bergantung pada seberapa cepat 43 SPPG sisanya dapat diaktifkan.
“Skema anggaran fleksibel menyesuaikan kebutuhan, porsi, dan standar gizi seimbang,” pungkasnya. (isa)
Tag




