Advertorial

DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Bongkar Anggaran BPKAD: Rp173 Miliar, Tapi Dampaknya ke Warga?

Selasa, 21 April 2026 20:13

WAWANCARA - Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi/ Arusbawah.co

Dalam perspektif human interest, kondisi ini berimplikasi langsung pada masyarakat.

Ketika anggaran besar tidak diimbangi hasil nyata, maka harapan akan peningkatan layanan publik, lapangan kerja, hingga kesejahteraan bisa tertunda.

Uang Keluar Harus Seimbang dengan PAD

Iswandi menekankan pentingnya pendekatan berbasis hasil (outcome-based budgeting).

DPRD, kata dia, akan mendorong adanya perbandingan konkret antara anggaran yang dikeluarkan dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita harus lihat, berapa uang yang keluar dan berapa yang kembali ke daerah. Harus signifikan,” tegasnya.

Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa setiap rupiah dalam APBD sejatinya adalah milik publik—yang seharusnya kembali dalam bentuk manfaat nyata.

Aset Daerah Masih Jadi PR Besar

Selain anggaran, pengelolaan aset daerah juga menjadi perhatian serius. Iswandi mengungkapkan masih banyak aset bermasalah yang belum tertangani secara optimal.

DPRD pun akan meminta data rinci terkait:

Tag

MORE