ARUSBAWAH.CO - Laporan kinerja sektor pendidikan di Kota Samarinda kembali jadi sorotan.
Anggota DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengungkap adanya ketidaksesuaian antara laporan resmi dengan kondisi di lapangan.
Dalam dokumen dari Dinas Pendidikan, capaian pembangunan sekolah disebut telah mencapai 100 persen.
Angka itu seolah memberi gambaran bahwa seluruh proyek telah tuntas.
Namun saat ditelusuri langsung, cerita yang ditemukan tidak sepenuhnya sama.
Pansus LKPJ Turun Lapangan, Temukan Proyek Belum Selesai
Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Samarinda sengaja mengambil sejumlah sampel proyek pembangunan sekolah untuk diuji.
Tujuannya sederhana: memastikan apakah laporan benar-benar sesuai dengan realita.
Tag



