Advertorial

DPRD Kaltim

DPRD Kaltim Soroti Potensi Semangka dan Nanas Kaltim untuk Ketahanan Pangan

Ketahanan Pangan

Selasa, 9 Desember 2025 15:27

KETAHANAN PANGAN - Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Guntur/ Foto: HO

ARUSBAWAH.CO - Peluang pertanian di Kalimantan Timur semakin beragam dan menarik untuk digarap, terutama di sektor hortikultura

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur, menekankan bahwa masyarakat tidak harus terpaku pada komoditas padi atau cabai. 

Di Kutai Kartanegara, misalnya, semangka dan nanas menunjukkan hasil yang menjanjikan serta berpotensi menjadi sumber pendapatan baru. 

“Sektor hortikultura ini juga memiliki peluang besar untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, terutama melalui komoditas semangka dan nanas yang terbukti memiliki hasil dan kualitas unggulan,” terang Guntur.

Keberhasilan Desa Menamang, Kecamatan Muara Kaman, menjadi contoh nyata bagaimana pembinaan yang konsisten dapat meningkatkan produksi pertanian

Dahulu, warga hanya menanam semangka hingga tiga kali setahun, tetapi berkat pendampingan yang berkelanjutan, panen menjadi stabil selama delapan tahun terakhir. 

Dalam dua bulan terakhir, lebih dari dua ribu ton semangka berhasil dipanen dan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal.

Selain itu, Guntur menyoroti potensi nanas di wilayah Kenohan. 

Buah nanas dari daerah ini dikenal memiliki kualitas unggul, dan apabila didukung dengan pembinaan serta perluasan lahan tanam, bisa menjadi komoditas andalan berikutnya. 

“Potensi nanas di Kenohan sangat besar. Kualitasnya baik dan punya nilai jual tinggi jika dikelola dengan serius,” lanjutnya.

Menurutnya, pengembangan kedua komoditas ini dapat berdampak positif bagi kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di Kaltim

Ia menegaskan perlunya dukungan pemerintah daerah dalam bentuk fasilitas, pembinaan, dan pendampingan bagi petani muda yang mulai tertarik mengembangkan hortikultura

“Semoga keberhasilan Menamang dan potensi Kenohan menjadi model bagi daerah lain untuk mendorong peningkatan produksi hortikultura secara konsisten dan berkelanjutan,” harapnya.

Dengan strategi yang tepat, Guntur yakin sektor hortikultura akan menjadi penggerak ekonomi lokal, menciptakan inovasi, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kaltim secara luas. (adv)

Tag

MORE