Advertorial

DPRD Kaltim

DPRD Kaltim Sorot SMA yang Masih Pakai Buku Fisik di Tengah Dorongan Digitalisasi Pendidikan

Jumat, 12 Desember 2025 9:52

PENDIDIKAN - Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan/ Foto: HO

ARUSBAWAH.CO - DPRD Kalimantan Timur kembali menyoroti kualitas layanan pendidikan di tingkat SMA setelah muncul temuan bahwa sejumlah sekolah masih membeli buku pelajaran cetak. 

Temuan tersebut dianggap tidak sejalan dengan arah sistem pendidikan yang kini berfokus pada pemanfaatan perangkat digital dan sumber belajar berbasis teknologi.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menyampaikan bahwa kondisi ini menunjukkan adanya ketidaksiapan sarana pendukung digital di sekolah. 

Ia menekankan bahwa secara kebijakan, jenjang SMA seharusnya sudah meninggalkan penggunaan buku fisik sebagai kebutuhan utama proses belajar.

“Soal buku pelajaran sebenarnya SMA itu sudah tidak membeli buku lagi. Harusnya sudah menggunakan ebook dan fasilitas digital,” terang Agusriansyah.

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa jika pembelian buku masih berlangsung, maka terdapat indikasi bahwa fasilitas digital yang dibutuhkan belum tersedia dengan memadai. 

Masalah seperti akses internet yang belum stabil, kekurangan perangkat pembelajaran, serta belum lengkapnya fasilitas laboratorium digital kemungkinan menjadi penyebab utama.

DPRD Kaltim menilai persoalan ini tidak dapat dibiarkan berlarut-larut karena transformasi digital dalam pendidikan kini sudah menjadi kebutuhan dasar. 

Tanpa didukung infrastruktur yang kuat, pelaksanaan kebijakan pendidikan berbasis teknologi dikhawatirkan tidak akan berjalan efektif.

Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan, DPRD mendorong adanya pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas pendidikan di seluruh daerah. 

Langkah ini diperlukan agar proses digitalisasi pembelajaran dapat diterapkan secara merata dan memberikan akses yang setara bagi seluruh siswa. (adv)

Tag

MORE