Advertorial

DPRD Kaltim

DPRD Kaltim Dukung Bontang Bangun Pusat Industri Pengalengan Ikan, Hilirisasi Sektor Perikanan

Sabtu, 6 Desember 2025 9:28

DPRD KALTIM - Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari (Foto: Instagram @shemmyfaiz)

ARUSBAWAH.CO - DPRD Kalimantan Timur mendorong Pemerintah Kota Bontang untuk segera membangun sentra industri pengalengan ikan di kawasan pesisir.

Upaya ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat hilirisasi sektor perikanan sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Bontang.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari, pada Jumat (28/11/2025).

Menurut Shemmy, Bontang memiliki potensi perikanan yang besar, namun belum mendapatkan nilai tambah maksimal karena minimnya fasilitas pengolahan.

Selama ini, mayoritas hasil tangkapan nelayan dijual dalam kondisi mentah, sehingga pendapatan mereka sangat bergantung pada fluktuasi harga pasar.

“Saya sangat mendukung pengembangan industri pengalengan ikan di Bontang. Ini akan memperkuat hilirisasi dan meningkatkan nilai tambah bagi sektor perikanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu persoalan paling mendesak yang dialami nelayan adalah harga ikan yang tidak stabil, terutama saat musim panen.

Banyak hasil tangkapan yang akhirnya dijual murah, bahkan ada yang tidak terserap pasar.

Shemmy meyakini industri pengalengan dapat menjadi solusi jangka panjang.

“Dengan adanya industri pengalengan, nelayan akan memiliki kepastian harga dan pasar. Pendapatan mereka akan lebih terjaga dan berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih jauh, Shemmy menilai pembangunan industri ini tidak hanya berdampak pada sektor perikanan, tetapi juga membuka kesempatan kerja yang luas.

Berbagai posisi mulai dari bagian produksi, teknisi, distribusi, hingga logistik akan membutuhkan tenaga kerja dari masyarakat lokal.

“Ini bukan sekadar membangun industri, tetapi membangun masa depan ekonomi Bontang. Industri pengalengan akan menciptakan banyak lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya.

(adv)

Tag

MORE