Advertorial

Dorong Ekonomi Berbasis Rakyat, Ayub Desak Pemprov Kaltim Lebih Proaktif Berdayakan UMKM

Minggu, 1 Juni 2025 14:43

POTRET - Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin (Foto: Arusbawah.co)

ARUSBAWAH.CO - Potensi sektor ekonomi lokal di Kalimantan Timur (Kaltim), seperti peternakan, perikanan, dan perkebunan sesungguhnya sangat menjanjikan.

Namun, geliat sektor ini masih terhambat oleh berbagai kendala yang membelit pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin, yang akrab disapa Ayub, menegaskan pentingnya aksi nyata untuk memperkuat peran UMKM sebagai pilar utama kemandirian ekonomi daerah.

Ia menilai, mustahil bicara ketahanan ekonomi jika UMKM terus dibiarkan berjalan sendiri tanpa dukungan sistematis.

UMKM tidak boleh selamanya mengandalkan uluran tangan. Mereka perlu diberdayakan agar bisa berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Ayub, Minggu (1/6/2025).

Menurutnya, tantangan utama terletak pada terbatasnya akses pelatihan, fasilitas penunjang, dan pendampingan berkelanjutan.

Ia mendorong Pemprov Kaltim agar tak sekadar hadir sebagai penonton, melainkan menjadi motor penggerak yang menyusun kebijakan progresif dan berpihak pada penguatan UMKM secara menyeluruh.

“Pemerintah harus terjun langsung ke lapangan. Program pemberdayaan harus adaptif, berbasis kebutuhan nyata, dan dirancang untuk memberi efek jangka panjang,” tegasnya.

Ayub juga menyoroti pentingnya penyediaan sarana produktif, mulai dari bibit unggul untuk petani dan nelayan, hingga pelatihan teknis yang sesuai dengan tantangan lokal yang dihadapi para pelaku usaha.

Baginya, menciptakan ekosistem usaha yang sehat adalah kunci lahirnya wirausaha lokal yang tangguh dan kompetitif.

Jika ini terwujud, Kaltim bisa secara perlahan mengurangi ketergantungan terhadap sektor-sektor besar, seperti pertambangan dan migas, yang selama ini mendominasi ekonomi daerah.

“Kalau kita ingin Kaltim tumbuh berkelanjutan, pondasinya harus kuat, dimulai dari sektor riil yang bersentuhan langsung dengan rakyat,” ujarnya.

Ayub optimistis, dengan kolaborasi erat antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, UMKM bisa menjadi ujung tombak ekonomi lokal yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing di masa depan. (adv)

Tag

MORE