Arus Publik

Distributor Beras di Kaltim Keluhkan Pasokan Terbatas! Imbas 17 Merek Premium Tak Sesuai SNI

Pasokan Beras di Kaltim Semakin Terbatas

Selasa, 19 Agustus 2025 21:27

PERTEMUAN - Potret agenda Coffee Morning bertajuk Sinergi Informasi Menjaga Stabilitas Pangan dan Harga Beras di Ruang Ruhui Rahayu I kantor Gubernur Kaltim, Selasa (19/8/2025)/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -   Pasokan beras di Kalimantan Timur (Kaltim) semakin terbatas dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi ini dipicu imbas beredarnya 17 merek beras premium yang dinyatakan tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Akibatnya, distribusi beras dari daerah penghasil utama seperti Jawa dan Sulawesi mengalami hambatan karena proses pemeriksaan yang kini semakin ketat.

Distributor Beras Kura-Kura Hadapi Kendala Pemeriksaan

Felix, salah satu distributor beras merek Kura-Kura, mengungkapkan bahwa pengiriman dari luar daerah kini semakin berkurang.

Ia sempat menghadapi kendala dalam pemeriksaan distribusi, namun memastikan kualitas beras tetap aman dan terjamin.

“Memang sempat ada kendala mengenai pemeriksaan, namun kami meminta ke pabrik untuk bisa memastikan kualitas sesuai dengan ketentuan. Semua distributor di Kaltim mengalami hal yang sama,” ujar Felix dalam agenda Coffee Morning di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (19/8/2025).

Pasokan Beras Sedap Wangi Turun 75 Persen

Hal serupa diungkapkan Erwin Setiawan, distributor beras merek Sedap Wangi dari CV Sumber Pangan Kediri.

Menurut Erwin, pasokan yang biasanya mencapai 400 ton per bulan kini hanya seperempat dari jumlah normal.

Tag

MORE