ARUSBAWAH.CO - Klarifikasi datang dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur (Kaltim) setelah anggaran fasilitas rumah dinas gubernur senilai Rp25 miliar ramai dipersoalkan.
Kepala Diskominfo, Muhammad Faisal menyatakan, belanja itu akumulasi dari berbagai pos seperti rumah jabatan gubernur Rp12 miliar, wakil gubernur Rp4,9 miliar serta penataan ruang kerja di kantor gubernur Rp8,2 miliar yang disusun dalam beberapa tahun anggaran.
Karena itu, Faisal, angkat bicara merespons viralnya pemberitaan lokal maupun nasional yang menilai anggaran Rp25 miliar terlalu besar jika hanya untuk renovasi rumah jabatan gubernur Rudy Mas'ud.
Juru bicara Pemprov Kaltim itu menegaskan, persepsi itu sangat tidak tepat.
Menurut dia, anggaran Rp25 miliar bukan dialokasikan dalam satu waktu dan tidak berdiri sebagai satu paket pekerjaan.
Kata dia, belanja Rp25 miliar itu tersebar dalam beberapa tahun anggaran, mulai dari APBD 2024, APBD 2025, APBD Perubahan 2025 atau Anggaran Belanja Tambahan (ABT), hingga skema pergeseran anggaran.
“Ini sudah disiapkan sebelum gubernur dan wakil gubernur yang baru menjabat, sekaligus penyesuaian kondisi bangunan yang sekian tahun tidak ditempati,” kata Faisal dalam keterangannya yang diterima redaksi Arusbawah.co, Kamis (9/4/2026).
Komposisi Anggaran dan Jenis Belanja
Ia menjelaskan, penggunaan anggaran juga tidak semata untuk renovasi fisik.
Ia beberkan, ada sejumlah komponen kegiatan di dalamnya, mulai dari jasa perencanaan, konsultan, hingga pengawasan.
Selain itu, terdapat pekerjaan rehabilitasi untuk memperbaiki bagian bangunan yang rusak, pemeliharaan rutin tahunan, hingga pengadaan peralatan untuk mengganti fasilitas lama atau menyesuaikan kebutuhan baru.
Jika ditarik lebih rinci, data pengadaan di sistem Inaproc Kaltim menunjukkan total anggaran Rp25,1 miliar itu tersebar dalam sedikitnya 57 paket kegiatan.
Faisal menyebut, komposisinya pun tidak hanya terpusat pada rumah jabatan gubernur Rudy Mas'ud.
Untuk rumah jabatan gubernur Rudy Mas'ud, terdapat sekitar 35 item kegiatan dengan nilai kurang lebih Rp12 miliar.
Kegiatannya mencakup rehabilitasi bangunan, pemeliharaan, pengadaan meubelair, alat dapur, hingga alat pemadam kebakaran.
Sementara itu, untuk rumah jabatan wakil gubernur Seno Aji terdapat sekitar 17 item kegiatan dengan nilai Rp4,9 miliar.
Adapun penataan ruang kerja di kantor gubernur tercatat dalam 5 item kegiatan dengan nilai mencapai Rp8,2 miliar.
Dengan komposisi itu, total belanja untuk gubernur dan wakil gubernur jika digabung memang mencapai sekitar Rp25 miliar, seperti yang ramai dibicarakan publik.
Namun, Faisal menekankan, angka itu merupakan gabungan dari berbagai kebutuhan lintas waktu dan bukan satu proyek tunggal.
Rincian Belanja Rp25,1 Miliar di SIRUP
Berikut Daftar Paket Belanja
Penelusuran pada situs resmi sirup.inaproc.id menguatkan penjelasan tersebut.
Total anggaran yang tercatat mencapai Rp25.102.525.419 atau sekitar Rp25,1 miliar, tersebar dalam 57 paket kegiatan dengan waktu pelaksanaan berbeda-beda sepanjang tahun.
Berdasarkan penelusuran data pengadaan yang terbuka di situs website resmi sirup.inaproc.id, total belanja fasilitas gubernur dan wakil gubernur memang mencapai Rp25.102.525.419 atau sekitar Rp25,1 miliar.
Di SIRUP, angka itu tersebar dalam 57 paket kegiatan. Berikut rinciannya:
1. Rehabilitasi Ruang Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Pergeseran) – Rp6.000.148.000 – Mei
2. Rehabilitasi Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Timur (Pergeseran) – Rp3.000.074.000 – Mei
3. Pemeliharaan Rumah Jabatan Gubernur (ABT) – Rp1.835.496.000 – November
4. Paket Belanja Alat/Bahan Kegiatan Kantor-Perabot Kantor Gubernur (ABT) – Rp1.800.045.540 – Oktober
5. Paket Belanja Modal Alat Rumah Tangga Lainnya Gubernur (ABT) – Rp1.500.000.000 – Oktober
6. Rehabilitasi Ruang Kerja Wakil Gubernur Kalimantan Timur – Rp1.281.735.360 – November
7. Penyediaan Kebutuhan Rumah Tangga Wakil Kepala Daerah – Belanja Mebel Ruang Kerja WKDH Tipe 2 – Rp945.657.000 – November
8. Penyediaan Kebutuhan Rumah Tangga Wakil Kepala Daerah – Videotron Indoor P1.8 – Rp782.158.860 – Oktober
9. Penyediaan Kebutuhan Rumah Tangga Wakil Kepala Daerah – Belanja Home Use WKDH Tipe 2 – Rp500.000.000 – Oktober
10. Paket Belanja Modal Alat Dapur Gubernur (ABT) – Rp500.000.000 – Oktober
11. Belanja Modal Alat Rumah Tangga Lainnya Gubernur – Rp420.102.516 – Januari
12. Paket Belanja Modal Mebel Gubernur (ABT) – Rp400.000.000 – Oktober
13. Pembuatan Interior Ruang Tamu Rumah Jabatan WKDH (ABT) – Rp354.816.000 – November
14. Pembuatan Pagar Depan Rumah Jabatan WKDH (ABT) – Rp343.599.360 – November
15. Belanja Modal Alat Kesehatan Olahraga Rujab Gubernur (Pergeseran) – Rp329.167.233 – Mei
16. Pemeliharaan Halaman Rumah Jabatan Gubernur (ABT) – Rp300.968.000 – Oktober
17. Belanja Modal Alat Kesehatan Rehabilitasi Medis Rujab Gubernur (Pergeseran) – Rp264.029.920 – Mei
18. Pemeliharaan Rutin Rumah Jabatan WKDH (ABT) – Rp246.840.000 – November
19. Pemeliharaan Bangunan Rumah Jabatan Gubernur – Rp242.000.000 – Desember 2024
20. Belanja Modal Alat Rumah Tangga Lainnya (Home Use) Rujab Gubernur (Pergeseran) – Rp216.024.065 – Mei
21. Pemeliharaan Halaman Rumah Jabatan Gubernur – Rp200.000.000 – Desember 2024
22. Penyediaan Kebutuhan Rumah Tangga Wakil Kepala Daerah – Belanja Mebel Rumah Jabatan WKDH Tipe 2 – Rp200.000.000 – Oktober
23. Belanja Pemeliharaan Taman Halaman Kantor Gubernur Kaltim (ABT) – Rp199.000.000 – November
24. Belanja Pemeliharaan Taman Rumah Jabatan Gubernur Kaltim – Rp199.000.000 – Desember
25. Pekerjaan Pagar Sisi Kanan Rumah Jabatan Wagub – Rp199.000.000 – Juni
26. Pengadaan Aquarium Air Laut di Rumah Jabatan Kepala Daerah – Rp198.000.000 – Oktober
27. Pembuatan Kamar Mandi Depan Rumah Jabatan WKDH (ABT) – Rp197.943.840 – Oktober
28. Pekerjaan Interior Ruang Fitnes dan Biliar – Rp195.500.000 – Juni
29. Belanja Modal Alat Dapur Gubernur – Rp162.358.828 – Januari
30. Pemeliharaan Taman Kantor Gubernur – Rp155.994.000 – Desember 2024
31. Penyediaan Kebutuhan Rumah Tangga Kepala Daerah – Rp150.450.000 – Oktober
32. Penyediaan Kebutuhan Rumah Tangga WKD – Belanja Perabot Kantor Rumah Jabatan WKDH Tipe 2 – Rp150.008.070 – Oktober
33. Home Use Wakil Gubernur – Rp142.576.986 – Desember 2024
34. Pemeliharaan Halaman Rujab Wakil Gubernur – Rp140.000.000 – Desember 2024
35. Meubelair Wakil Gubernur – Rp135.358.344 – Desember 2024
36. Pengadaan Kursi Pijat – Rp125.967.400 – Mei
37. Alat Dapur Wakil Gubernur – Rp114.236.174 – Desember 2024
38. Penyediaan Kebutuhan Rumah Tangga Wakil Kepala Daerah – Rp107.940.637 – Januari
39. Belanja Modal Mebel Gubernur – Rp97.597.799 – Januari
40. Konsultan Pengawasan Rehabilitasi Ruang Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Pergeseran) – Rp97.050.000 – Mei
41. Penyediaan Kebutuhan Rumah Tangga Kepala Daerah - Rp93.390.995 - Januari
42. Belanja Home Use Wakil Gubernur - Rp92.474.514 - Maret
43. Belanja Modal Alat Dapur Kantor Gubernur (Pergeseran) - Rp82.561.080 - Mei
44. Penyediaan Kebutuhan Rumah Tangga Kepala Daerah Tisu - Rp79.126.400 - Januari
45. Penyediaan Kebutuhan Rumah Tangga Wakil Kepala Daerah Alat - Alat Listrik - Rp78.681.483 - Januari
46. Kebutuhan Alat/ Bahan Mebeler Rumah Jabatan Gubernur - Rp66.346.495 - Januari
47. Konsultan Pengawasan Rehabilitasi Ruang Kerja Wakil Gubernur Kalimantan Timur (ABT) - 54.040.000 - Oktober
48. Konsultan Pengawasan Rehabilitasi Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Timur (Pergeseran) - Rp50.180.000 - Mei
49. Belanja Modal Alat Pemadam Kebakaran Rujab Gubernur (Pergeseran) - Rp49.368.000 - Mei
50. Pemeliharaan Kamar Mandi Lantai 2 Rumah Jabatan WKDH (ABT) - Rp48.400.000 - November
51. Jabatan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Pergeseran) - Rp46.320.000 - Mei
52. Perencanaan Rehabilitasi Rumah Jabatan Gubernur Rp26.800.000 - Mei
53. Pakan Lainnya Hewan Peliharaan Rumah Jabatan Rp26.158.830 - Januari
54. Belanja Modal Alat Rumah Tangga Lainnya (Water Heater) ABT Lainnya Rp23.433.690 - Oktober
55. Pemeliharaan Rumah Jabatan Gubernur Rp15.000.000 - Juni
56. Rujab Gubernur Pekerjaan Pengecatan dan Penambalan Dinding Rp15.000.000 - Juli
57. Perencanaan Rehabilitasi Rumah Jabatan Wagub Rp13.400.000 - Mei
Faisal berharap, dengan penjelasan diatas masyarakat dapat memahami konteks utuh dari angka Rp25 miliar yang beredar luas.
Menurut dia, angka Rp25 miliar bukan semata untuk renovasi rumah dinas gubernur Rudy Mas’ud, melainkan gabungan dari berbagai kebutuhan fasilitas kepala daerah dan penunjang kerja pemerintahan.
“Jadi tidak seluruhnya digunakan hanya untuk renovasi rumah dinas gubernur,” tutupnya.
(wan)
- Ketua dan Anggota Banggar DPRD Kaltim Kompak Mengaku Tak Tahu Anggaran Rp25 Miliar Fasilitas Rumah Gubernuran
- Terseret Soal PT Hasamin dan Kredit Jumbo, Hasanuddin Mas’ud Bantah Keras: 'Kalau Benar, Pasti Saya Sudah Dipanggil'
- Sidak DPRD di RSUD AWS Berujung Kritik: Independensi Dipertanyakan
- Pokir DPRD Kaltim Dibatasi? Andi Harun: Kasihan Dewan Bisa Kehilangan Kepercayaan




