ARUSBAWAH.CO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang tengah menyiapkan pengadaan Closed Circuit Television (CCTV) untuk sekolah negeri tingkat SD dan SMP.
Alat ini ditujukan untuk memantau aktivitas siswa dan pendidik secara real time, baik di dalam maupun di luar kelas.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, menjelaskan bahwa tahap awal akan dipasang 30 unit CCTV di SD Negeri dan 9 unit di SMP Negeri.
Semua perangkat akan terkoneksi dengan layar pengawasan di Disdikbud dan Kantor Wali Kota.
“Dengan pemasangan CCTV, kita bisa lebih mudah mengawasi kejadian yang tidak diinginkan sekaligus memantau aktivitas para pendidik dan siswa,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).
CCTV yang dipasang pada tahap awal difokuskan di ruang kelas untuk memastikan pengawasan langsung, termasuk memantau apakah guru sudah berada di kelas dan mengantisipasi potensi kekerasan.
Pengawasan di area luar kelas masih dalam tahap perencanaan dan akan dilanjutkan pada anggaran berikutnya.
“Untuk tahun ini, prioritas kami adalah ruang kelas. Untuk titik di luar kelas, akan menunggu alokasi anggaran selanjutnya,” tambah Saparuddin.
Terkait peralatan, Disdikbud memastikan semua unit sudah siap. Jika jumlah belum mencukupi, akan ada penambahan unit CCTV sesuai kebutuhan.
Data dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup) LKPP, pengadaan CCTV untuk SD senilai Rp560 juta, terdiri dari 30 unit dengan spesifikasi IP Camera Outdoor IRSpeed Dome DS-2DE4425IW-DE 25x Zoom 4MP PTZ. Sementara pengadaan CCTV untuk SMP dialokasikan Rp168 juta untuk 9 unit dengan spesifikasi serupa.
Dengan langkah ini, Disdikbud Bontang berharap pengawasan di sekolah lebih optimal dan lingkungan belajar semakin aman bagi siswa. (adv)




