Advertorial

Diskominfo Balikpapan

Disdag Pantau Harga dan Pasokan Pangan serta BBM Balikpapan Tetap Stabil

Pasokan Pangan Balikpapan

Kamis, 13 November 2025 18:21

KETERSEDIAAN PANGAN - Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri/ Foto: IST

ARUSBAWAH.CO - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan menegaskan bahwa kestabilan harga kebutuhan pokok dan ketersediaan energi tetap menjadi fokus utama meski menghadapi keterbatasan anggaran pada tahun 2026. 

Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intens dengan berbagai pihak, mulai dari distributor hingga pelaku usaha, agar distribusi bahan pangan di lapangan tetap berjalan lancar dan sesuai sasaran. 

Hal ini dilakukan demi memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan rendah.

“Fokus kami memastikan distribusi di lapangan berjalan dengan baik dan tetap tepat sasaran, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya. 

Haemusri menambahkan bahwa pengawasan terhadap penyaluran pangan dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengecek titik-titik distribusi dan memastikan stok barang selalu tersedia. 

Selain itu, pihaknya juga memonitor harga pasar untuk mencegah adanya lonjakan yang bisa memberatkan masyarakat.

Selain pangan, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) juga menjadi perhatian utama Disdag.

Haemusri menegaskan bahwa pasokan BBM di wilayah Balikpapan dan sekitarnya dalam kondisi aman, dengan stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan sektor usaha. 

“Informasi terakhir dari Pertamina menunjukkan stok BBM di Balikpapan dan Kalimantan Timur secara umum cukup dan stabil. Tidak ada kendala signifikan dalam penyaluran,” jelasnya. 

Langkah ini diambil agar masyarakat tidak perlu khawatir tentang kelangkaan bahan bakar menjelang akhir tahun.

Lebih lanjut, Disdag bekerja sama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan barang di pasar. 

Pemantauan ini dilakukan agar pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah antisipatif jika terjadi kenaikan harga mendadak. 

Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah provinsi dan pihak terkait lainnya untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga.

“Koordinasi terus kami perkuat, baik dengan pemerintah provinsi maupun pihak terkait lainnya, agar stabilitas harga tetap terjaga,” lanjut Haemusri. 

Ia menekankan bahwa meski ruang fiskal terbatas, pemerintah tetap berkomitmen menjaga keseimbangan antara pengendalian inflasi dan perlindungan masyarakat rentan. 

“Yang utama adalah memastikan masyarakat tetap tenang, kebutuhan pokok tersedia, dan harga tidak bergejolak,” pungkasnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Disdag Balikpapan memastikan bahwa masyarakat tetap mendapat perlindungan dari fluktuasi harga sekaligus memastikan ketersediaan energi dan bahan pokok tetap aman, meski tantangan fiskal menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Pemantauan dan koordinasi yang berkesinambungan menjadi strategi utama untuk menghadapi dinamika pasar menjelang akhir tahun. (adv)

Tag

MORE