ARUSBAWAH.CO - Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas'ud memberikan respon positif soal terpilihnya Romy Wijayanto sebagai Direktur Utama (Dirut) BUMD Pemprov Kaltim, Bankaltimtara.
Sebagai informasi, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Lainnya Tahun 2026 pada 23 April 2026, struktur di bank pelat merah daerah itu telah ditetapkan.
Hasil RUPS, sebagaimana dirilis dari Bankaltimtara, yakni Direktur Utama diisi Romy Wijayanto, Direktur Kredit pada Viky Pujo Rahmanto, Direktur Operasional & Manajemen Risiko pada nama Yenny Israwati, Direktur Bisnis & Syariah pada Muhammad Edwin, serta Direktur Kepatuhan & Human Capital pada Abdul Haris Sahilin
"Saya mau berikan respon, meski itu bukan bidang saya di Komisi IV, tapi sebagai anggota dewan, pergantian ini semestinya memberikan semangat baru untuk Bankaltimtara. Khususnya untuk bisa terus menambah PAD dari sektor perbankan Kaltim," ucapnya melalui sambungan telepon, Jumat (24/04/2026).
Ia lalu lanjutkan bahwa, dari hasil trek pengalaman, Syahariah harap Romy Wijayanto bisa melanjutkan rekam jejak positif saat ada di DKI Jakarta, untuk bisa dilanjutkan di Kaltim.
"Kalau tidak salah, dia pernah raih penghargaan di Bank DKI. Rekam-rekam positif itu yang harus bisa ia lanjutkan di Kalimantan Timur," katanya.
Ditrack pada situs Bank DKI, Romy Wijayanto, memang pernah meraih penghargaan Best Chief Financial Officer (CFO) 2025 untuk kategori Leading Financial Sustainability through Inclusive Growth and Risk Management.
Ia juga masuk dalam daftar 20 CFO terbaik dari berbagai industri.
Dari keterangan resmi Bank DKI pada Kamis, 27 Februari 2025, penghargaan ini diberikan dalam ajang Indonesia Best CFO Awards 2025 yang diselenggarakan di Jakarta.
Prestasi ini menjadi pencapaian ketiga bagi Romy, setelah sebelumnya menerima penghargaan serupa selama tiga tahun berturut-turut pada 2023, 2024, dan 2025.
Tak cuma itu, Romy Wijayanto juga pernah membukukan laba bersih sebesar Rp779 miliar selama tahun 2024 untuk Bank DKI Jakarta.
Sebagai perbandingan, untuk tahun 2025, hingga September 2025 lalu, Bankaltimtara mencatatkan laba Rp 381 Miliar.
Lanjut Syahariah, ia sarankan agar jajaran baru bisa fokus pada fokus pada stabilisasi, pemetaan masalah, dan membangun kepercayaan.
"Ya harus tahu kondisi riil, bukan laporan kosmetik saja. Termasuk pembenahan-pembenahan akan persoalan-persoalan di Bankaltimtara yang sempat mencuat beberapa waktu lalu," katanya.
Track Record Romy Wijayanto di Dunia Perbankan
Dilansir dari Linkedin masing-masing, Romy Wijayanto tercatat memiliki latar belakang panjang di sektor perbankan.
Ia merupakan lulusan Universitas Jember jurusan Ilmu Sosial, Hubungan Internasional pada 1991–1996, setelah sebelumnya menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Kudus pada 1989–1991.
Karier profesionalnya banyak dihabiskan di PT Bank DKI dengan total masa kerja mencapai 19 tahun 6 bulan.
Romy Wijayanto pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Strategi sejak Desember 2020 dengan masa jabatan berjalan sekitar 5 tahun 4 bulan di bidang keuangan perbankan.
Sebelum duduk di jajaran direksi, Romy Wijayanto menjabat sebagai Pemimpin Grup Sumber Daya Manusia pada September 2019 hingga Desember 2020 selama 1 tahun 4 bulan.
Ia juga pernah menjadi Pemimpin Grup Pengembangan Jaringan pada Mei 2017 hingga September 2019 selama 2 tahun 5 bulan.
Pada 2016, ia memegang dua posisi strategis sekaligus sebagai Pemimpin Grup Perencanaan Strategis dan Pemimpin Grup Transformasi dan Manajemen Proyek pada periode Agustus 2016 hingga Mei 2017 selama 10 bulan.
Di tahun yang sama, ia juga menjabat sebagai Pemimpin Divisi Perencanaan dari April hingga Agustus 2016 selama 5 bulan.
Pengalaman operasionalnya diperkuat saat memimpin Cabang Syariah Wahid Hasyim dari Januari 2013 hingga April 2016 selama 3 tahun 4 bulan, serta Cabang Syariah Pondok Indah dari November 2010 hingga Januari 2013 selama 2 tahun 3 bulan di Jakarta.
Ia juga pernah menjabat sebagai Pemimpin Divisi Kesekretariatan pada Juli 2008 hingga November 2010 selama 2 tahun 5 bulan, serta Manager Humas pada Oktober 2006 hingga Juli 2008 selama 1 tahun 10 bulan.
Dalam catatan jabatan tahunan, Romy konsisten berada di posisi strategis.
Pada 2021 ia menjabat Direktur Keuangan di unit pimpinan tertinggi.
Pada 2022 hingga 2024, ia menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Strategi di unit wakil pimpinan.
Sebelumnya, pada 2019 hingga 2020 ia menjabat Pemimpin Grup Sumber Daya Manusia, serta pada 2017 hingga 2018 sebagai Pemimpin Grup Pengembangan Jaringan. (sobizz/pra)




