Advertorial

Didik Agung Ajak Warga Tenggarong Seberang Bicara Masa Depan Daerah Lewat Tata Ruang Berkelanjutan

Sabtu, 9 Mei 2026 20:11

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, tata ruang berkelanjutan juga dinilai penting untuk memastikan generasi mendatang tetap memiliki lingkungan yang layak untuk ditinggali/ Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Bagi sebagian warga, tata ruang mungkin terdengar seperti istilah teknis yang hanya dibahas di ruang rapat pemerintah.

Namun bagi masyarakat desa, tata ruang sesungguhnya berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari lahan pertanian, akses jalan, kawasan permukiman, hingga masa depan lingkungan tempat mereka tinggal.

Pesan itulah yang mengemuka dalam kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-4 yang digelar Anggota DPRD Kalimantan Timur Didik Agung Eko Wahono di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (9/5/2026).

Mengangkat tema "Tata Ruang Berkelanjutan untuk Masa Depan Pembangunan Daerah", kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Sutardi dan Benny Sianturi dengan M Ardans sebagai moderator.

Suasana diskusi berlangsung hangat. Warga yang hadir tidak hanya mendengarkan paparan narasumber, tetapi juga diajak memahami bagaimana kebijakan tata ruang dapat memengaruhi kehidupan mereka dalam jangka panjang.

Pembangunan Tidak Hanya Soal Gedung dan Jalan

Dalam forum tersebut, Didik Agung menekankan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari banyaknya proyek fisik yang dibangun.

Menurutnya, pembangunan yang baik harus memiliki arah yang jelas dan dirancang melalui tata ruang yang matang agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

"Tata ruang menjadi pedoman bagaimana sebuah daerah berkembang. Di situlah ditentukan kawasan pertanian, permukiman, ruang usaha, hingga area yang harus dilindungi untuk menjaga keseimbangan lingkungan," ujarnya.

Karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa setiap kebijakan pembangunan yang diambil pemerintah akan berdampak langsung terhadap ruang hidup warga.

Masyarakat Perlu Terlibat dalam Menentukan Arah Daerah

Didik Agung juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan.

Menurutnya, demokrasi yang sehat membutuhkan partisipasi warga dalam memberikan masukan, menyampaikan aspirasi, hingga mengawasi kebijakan yang dijalankan pemerintah.

Melalui kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah, masyarakat diharapkan memiliki ruang untuk berdiskusi dan memahami berbagai isu strategis yang memengaruhi kehidupan mereka.

"Tata ruang bukan hanya urusan pemerintah. Masyarakat juga perlu mengetahui dan ikut mengawalnya agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga," katanya.

Menjaga Masa Depan Generasi Berikutnya

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, tata ruang berkelanjutan juga dinilai penting untuk memastikan generasi mendatang tetap memiliki lingkungan yang layak untuk ditinggali.

Perencanaan ruang yang baik dapat membantu mencegah konflik pemanfaatan lahan, mengurangi risiko kerusakan lingkungan, sekaligus menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

Karena itu, tema yang diangkat dalam kegiatan PDD kali ini dinilai relevan dengan tantangan pembangunan yang dihadapi daerah, termasuk di Kutai Kartanegara yang terus berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur.

Melalui dialog yang berlangsung hingga sore hari, warga Desa Manunggal Jaya diajak melihat bahwa masa depan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh sejauh mana masyarakat terlibat dalam menjaga dan mengawal arah pembangunan yang berkelanjutan. (adv)

Tag

MORE