Arus Publik

Di Kota Tepian, Nyepi 1948 Bawa Pesan Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga

Kamis, 19 Maret 2026 0:6

NYEPI - Umat Hindu di Kota Tepian bersiap menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dengan pesan yang lebih luas dari sekadar ritual keagamaan/ HO to Arusbawah.co

1. Melasti – Penyucian Alam dan Diri

Prosesi ini digelar di Sungai Mahakam, sebagai simbol bahwa manusia dan alam berasal dari sumber yang sama.

Melasti bukan sekadar tradisi, tapi “bersih-bersih” lahir batin—menghanyutkan energi negatif dan mengambil sari kehidupan dari air suci.

2. Tawur Agung Kesanga & Ogoh-Ogoh

Sehari sebelum Nyepi, ritual ini menjadi simbol penyeimbang energi alam.

Pawai ogoh-ogoh bukan hanya tontonan, tapi representasi upaya menetralisir hal-hal negatif agar berubah menjadi energi positif.

3. Catur Brata Penyepian

Selama 24 jam, umat menjalani empat pantangan: tidak menyalakan api, tidak bekerja, tidak bepergian, dan tidak bersenang-senang.

Ini adalah fase paling hening—momen kontemplasi total.

4. Ngembak Geni

Setelah hening, kehidupan kembali bergerak. Hari ini menjadi ruang saling memaafkan, mempererat kembali hubungan sosial tanpa sekat.

Tag

MORE