Arus Publik

Universitas Mulawarman Samarinda

Dari Bosan Scroll TikTok, Mahasiswa Unmul Ini Justru Juara Internasional di Malaysia Berkat Ide Pendidikan untuk Daerah 3T

Mahasiswa Unmul Asal Samarinda Ukir Prestasi Internasional

Kamis, 16 Oktober 2025 21:4

MAHASISWA UNMUL - Dinnuhoni Trahutomo, mahasiswa Unmul asal Samarinda, meraih penghargaan Best Project Innovation dan Best Presentation di ajang internasional berkat ide aplikasi pendidikan untuk daerah 3T/HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Nama Dinnuhoni Trahutomo atau yang akrab disapa Dino kini jadi buah bibir di kampus Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.

Mahasiswa semester 7 Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik itu baru saja menorehkan prestasi membanggakan di ajang internasional.

Ia dan timnya berhasil meraih The 1st Best Project Innovation dan The 1st Best Project Presentation dalam ajang International Youth Innovation Summit (IYIS) 2025 Chapter 15 di Malaysia.

Dino lahir dan besar di Samarinda. 

Anak muda biasa yang iseng membuka TikTok, lalu berakhir di panggung inovasi internasional. 

Dari iseng, lahirlah ide yang bisa menjembatani dunia pendidikan Indonesia dari kota sampai pelosok.

Dari Scroll TikTok ke Panggung Inovasi Dunia

Namun di balik pencapaian itu, ada kisah yang bermula dari kebosanan.

“Waktu itu iseng scroll TikTok, lewat iklan lomba Innovation Summit ke tiga negara. Saya tertarik karena ada yang fully funded. Dua hari sebelum penutupan, saya langsung daftar,” kata Dino saat berbincang dengan Arusbawah.co pada Rabu, (15/10/2025).

Ia mengisi seluruh persyaratan berkas dengan tergesa, menulis esai, dan mengirim dokumen. 

Tapi dari ratusan pendaftar, Dino lolos tahap pertama. Lalu lanjut ke tahap Focus Group Discussion (FGD) bersama 40 peserta lain.

“Waktu FGD saya enggak terlalu menonjol, tapi syukurlah tetap lolos kategori special funded. Jadi masih harus bayar sedikit, tapi bisa berangkat,” ujarnya.

Persiapan yang dilakukannya dalam waktu sempit, hanya satu bulan. 

Dino bergabung dalam kelompok beranggotakan lima orang lintas kampus dan jenjang yakni Jessica dari Universitas Indonesia, Azizah dari Universitas Hasanuddin, Nabila dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Alfa dari SMA Sains Wahid, dan dirinya sendiri dari Unmul.

“Kelompok saya lengkap, tapi sempat juga ada yang hampir walk out karena bentrok kegiatan OSCE. Untungnya kami bisa rampung semua,” ucapnya.

Aplikasi Novastro: Inovasi Pendidikan untuk Daerah 3T

Tag

MORE