“Saya hanya diminta keterangan perihal soal penemuan bayi ini dan saya mengatakan dengan apa yang saya ketahui saja, karena jujur saya tidak berani dan tidak tahu apa-apa soal bayi itu datang dari mana, apalagi posisi saya melihat bayi itu saja sudah takut,” tuturnya.
Ditanya kabar mengenai si bayi itu, Asanusi menyampaikan kondisi bayi masih dalam perawatan di Rumah Sakit AW. Syahrani Samarinda untuk melalui tahap pemeriksaan kesehatan.
“Kemarin dibawa dan saya disuruh menunggu selama 1 sampai 2 hari oleh Pak RT untuk mengetahui hasil dari pemeriksaan rumah sakit,” terangnya.
Diungkapnya bahwa ada keinginan untuk merawat anak itu karena adik ipar Asanusi tidak mempunyai anak sama sekali dan ingin menjaga anak itu.
“Karena saya penemu pertama maka saya sebenarnya ingin memberikan kepada adik ipar saya, saya telepon dan dia bersedia. Namun ternyata dari RT, mengatakan tidak boleh harus menunggu hasil pemeriksaan, apalagi ada juga polisi yang mengatakan kepada saya untuk mengadpsi anak itu juga,” tutupnya. (dil)
Tag



