Setelah pekerjaan selesai, distribusi air akan dilakukan secara bertahap. Perumda menyebut proses normalisasi aliran membutuhkan waktu karena jaringan perpipaan harus kembali terisi hingga tekanan air stabil di seluruh wilayah layanan.
Masyarakat juga diminta memahami bahwa lamanya air kembali mengalir dapat berbeda-beda di setiap lokasi, tergantung kondisi jaringan perpipaan dan jarak dari Instalasi Pengolahan Air.
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai perkembangan pekerjaan maupun layanan pelanggan, masyarakat dapat memantau kanal resmi Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda.
Perumda berharap proses pengurasan sedimentasi dan penenangan IPA Gunung Lipan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga distribusi air bersih kepada pelanggan dapat kembali normal secepat mungkin. (sal)




