ARUSBAWAH.CO - Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda mengumumkan adanya gangguan sementara distribusi air bersih akibat pekerjaan pemeliharaan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Lipan pada Selasa, 28 Juli 2026.
Pemeliharaan tersebut berupa pengurasan sedimentasi dan penenangan IPA Gunung Lipan yang dijadwalkan dimulai pukul 08.00 Wita dengan estimasi durasi pekerjaan sekitar 10 jam.
Selama proses berlangsung, distribusi air bersih ke sejumlah kawasan diperkirakan akan mengalami gangguan hingga pekerjaan selesai dan tekanan air kembali normal.
- Informasi Penghentian Aliran Air Samarinda Hari Ini, 14 Juli 2026: Jalan Jakarta hingga Jalan Revolusi Terdampak
- Jadwal Pemadaman Listrik Kutai Kartanegara Hari Ini, Senin 27 Juli 2026: Lebaho Ulaq Desa hingga Km 40 Terdampak
- Punya Rencana Liburan ke Maratua? Ini 9 Aktivitas Seru yang Wajib Masuk Bucket List Kamu!
Daftar Wilayah yang Terdampak Gangguan Distribusi Air
Adapun wilayah yang terdampak meliputi:
- Kelurahan Harapan Baru
- Jalan Cipto Mangunkusumo
- Jalan Bung Tomo
- Jalan Pelita
- Jalan H.A.M. Rifaddin
- Jalan K.H. Harun Nafsi
- Kelurahan Tani Aman
- Jalan Barito dan sekitarnya
- APT Pranoto
- Jalan REA/L Real sebagian
Pelanggan yang berada di kawasan tersebut diimbau menyiapkan cadangan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama proses pemeliharaan berlangsung.
Pemeliharaan IPA Gunung Lipan Dilakukan untuk Menjaga Kualitas Layanan
Perumdam Tirta Kencana menjelaskan, pekerjaan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan air bersih sekaligus memastikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Lipan tetap beroperasi secara optimal.
Pemeliharaan rutin tersebut juga bertujuan mengurangi endapan sedimentasi pada instalasi sehingga proses pengolahan air dapat berjalan lebih maksimal dan kualitas pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga.
Distribusi Air Akan Kembali Normal Secara Bertahap
Setelah pekerjaan selesai, distribusi air akan dilakukan secara bertahap. Perumda menyebut proses normalisasi aliran membutuhkan waktu karena jaringan perpipaan harus kembali terisi hingga tekanan air stabil di seluruh wilayah layanan.
Masyarakat juga diminta memahami bahwa lamanya air kembali mengalir dapat berbeda-beda di setiap lokasi, tergantung kondisi jaringan perpipaan dan jarak dari Instalasi Pengolahan Air.
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai perkembangan pekerjaan maupun layanan pelanggan, masyarakat dapat memantau kanal resmi Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda.
Perumda berharap proses pengurasan sedimentasi dan penenangan IPA Gunung Lipan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga distribusi air bersih kepada pelanggan dapat kembali normal secepat mungkin. (sal)




