Arus Publik

Samarinda Terkini

Cara BUMD Buat Teras Samarinda Miliki Mesin Ekonomi, Mau Hadirkan Fasilitas Family Jetski

by:
Lisa
Rabu, 11 Februari 2026 19:38

TERAS SAMARINDA - Potret Teras Samarinda saat malam hari/ Arusbawah.co

ARUSBAWAH.COTeras Samarinda belum sepenuhnya menjelma sebagai mesin ekonomi kota.

Hingga kini, denyut usaha di kawasan tepi Sungai Mahakam itu masih bertumpu pada retribusi parkir, sementara tingkat kunjungan masyarakat dinilai belum stabil.

Tanpa lonjakan arus pengunjung atau traffic, perputaran bisnis di dalam kawasan sulit bergerak.

Direktur Utama Perumda Varia Niaga, Syamsuddin Hamade, mengakui fase awal operasional Teras Samarinda memang belum menghasilkan keuntungan.

Model bisnisnya berbeda dengan unit usaha BUMD lain yang bisa langsung mencetak margin.

“Kami di awal merugi karena belum bisa menjalankan fungsi bisnis secara penuh. Sumber pendapatan praktis hanya parkir, sementara kunjungan juga belum ramai,” ujar Syamsuddin, Selasa (10/2/2026).

Menurutnya, Teras Samarinda adalah ruang publik.

Artinya, keberhasilan ekonominya sangat bergantung pada kemampuan manajemen menciptakan daya tarik yang konsisten.

“Kalau tidak ada traffic generator, bisnis tidak akan hidup. Teras itu harus dibangkitkan dulu pergerakan orangnya,” tegasnya.

Family Jetski Disiapkan Jadi Magnet Baru

Untuk memecah stagnasi, Perumda Varia Niaga menyiapkan strategi baru: menghadirkan wahana family jetski di kawasan Sungai Mahakam.

Konsep yang diusung bukan jetski olahraga berkecepatan tinggi, melainkan wahana rekreatif yang ramah keluarga dan terkontrol secara keamanan.

“Kita ingin ada jet ski, tapi konsepnya family, bukan sport. Supaya aman, terkontrol, dan jadi hiburan yang menarik,” jelas Syamsuddin.

Langkah ini dinilai strategis karena Sungai Mahakam selama ini belum dimanfaatkan optimal sebagai bagian dari ekosistem wisata perkotaan.

Jika berhasil, wahana air tersebut bisa menjadi weekend attraction yang mendorong lonjakan kunjungan.

Dengan meningkatnya trafik, pelaku UMKM dan tenant di kawasan Teras Samarinda diharapkan ikut merasakan dampaknya.

 

Robot Pembersih dan Standar Pengelolaan Modern

Tidak hanya mengandalkan hiburan, Varia Niaga juga mendorong modernisasi pengelolaan kawasan.

Salah satu yang disiapkan adalah penggunaan robot pembersih lantai otomatis.

Bagi manajemen, langkah ini bukan sekadar gimmick teknologi, tetapi bagian dari peningkatan standar operasional ruang publik.

“Ke depan, pembersihan lantai sudah pakai robotik. Ini bukan hanya soal gaya, tapi soal efisiensi dan menjaga kualitas kawasan,” ujarnya.

Citra modern dan pengelolaan yang rapi dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat positioning Teras Samarinda sebagai ikon kota.

Drone Show Jadi Taruhan Besar Tahun Ini

Langkah paling ambisius adalah rencana menghadirkan drone show tahun ini. Pertunjukan cahaya berbasis teknologi drone itu dirancang sebagai atraksi unggulan dengan efek visual tinggi.

“Kami targetkan tahun ini tiga fasilitas itu sudah ada: jet ski, robotik, dan drone show,” kata Syamsuddin.

Dengan latar Sungai Mahakam, drone show diharapkan tidak hanya menarik warga lokal, tetapi juga menciptakan gaung regional melalui viralitas media sosial.

Strategi ini sekaligus menjadi upaya diferensiasi. Syamsuddin menyadari konsep “teras kota” kini mulai hadir di berbagai daerah. Samarinda tidak bisa tampil biasa-biasa saja.

“Kita tidak boleh biasa-biasa saja. Harus ada yang beda di Samarinda,” tegasnya.

Dari Ruang Santai ke Pusat Ekonomi?

Saat ini, parkir masih menjadi tulang punggung pendapatan kawasan.

Namun BUMD tersebut kini mempertaruhkan strategi berbasis hiburan dan teknologi untuk mengubah wajah Teras Samarinda.

Family jetski, robot pembersih, hingga drone show bukan sekadar proyek atraksi, tetapi upaya membangun ekosistem ekonomi berbasis traffic.

Tantangannya jelas: apakah investasi ini benar-benar mampu mendongkrak kunjungan dan menggerakkan roda usaha di dalam kawasan?

Jika berhasil, Teras Samarinda berpeluang bertransformasi dari sekadar ruang santai tepi sungai menjadi pusat aktivitas ekonomi yang hidup di jantung kota. (isa)

 
 
 

Tag

MORE