ARUSBAWAH.CO - Isu penganggaran sewa helikopter Rp2 miliar per bulan dalam APBD Kalimantan Timur (Kaltim) memicu perdebatan antara pemerintahan lama dan baru.
Anggota Tim Ahli Gubernur (TAG) Kaltim Sudarno menyebut anggaran sewa helikopter Rp2 miliar itu, disiapkan pada masa pemerintahan sebelum Rudy Mas’ud dan Seno Aji menjabat.
Namun mantan gubernur Isran Noor menepis menepis isu itu.
Eks Gubernur Kaltim Isran Noor menegaskan tidak pernah ada program sewa helikopter dalam pemerintahannya.
Polemik itu bermula dari pernyataan Sudarno, anggota Tim Ahli Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, saat tampil dalam siaran langsung televisi Kompas TV pada Senin (1/3/2026).
Dalam pernyataannya, Sudarno menyebut Pemprov saat ini melakukan efisiensi dengan menghapus rencana anggaran sewa helikopter yang sebelumnya disebut sudah ada dalam rancangan APBD.
“Ini yang perlu publik tahu, penonton Kompas TV. Karena awalnya pada APBD sebelumnya yang disusun oleh pemerintah sebelum Rudi-Seno ini terpilih, itu ada sewa helikopter Rp2 miliar per bulan kali 12 bulan, Rp24 miliar untuk mobilisasi memantau segala tim,” ujar Sudarno dalam siaran tersebut.
Ia mengatakan, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud tidak menyetujui rencana anggaran itu.
Karena itu, menurut Sudarno, gubernur menyerahkan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin Sekretaris Daerah untuk meninjau ulang pos anggaran tersebut.
“Pak Gubernur kita Rudi Mas itu tidak mau. Makanya diserahkan kepada TAPD dan sekda dengan teman-teman untuk mengatur. Yang penting beliau bisa menjelajah Kaltim melihat langsung situasi masyarakat,” kata Sudarno.
Ia juga menegaskan bahwa anggaran sewa helikopter yang disebut mencapai Rp24 miliar per tahun itu akhirnya dihapus dalam pembahasan APBD.
“Di pemerintahan sebelumnya yang APBD mereka tetapkan itu ada sewa helikopter Rp2 miliar kali 12 bulan berarti Rp24 miliar. Itu dinolkan sama gubernur kita,” ujarnya.
Isran Noor Bantah Ada Program Sewa Helikopter
Namun pernyataan itu langsung dibantah oleh mantan Gubernur Kaltim Isran Noor.
Saat dikonfirmasi wartawan usai menghadiri agenda berbuka puasa bersama pada Minggu (8/3/2026), Isran tegaskan tidak pernah ada penganggaran sewa helikopter dalam masa kepemimpinannya.
“Enggak ada itu, bohong, tidak ada. Kalau ada kegiatan dalam keadaan bencana, nah itu bisa sewa helikopter. Dan itu pun dalam kondisi darurat,” kata Isran dikutip dari unggahan selasar.co.
Tag



