Arus Publik

Gratispol

Bulan Ketiga 2026, Rp 220 Miliar Dana Gratispol Sudah Dikirim ke Kampus

GratisPol Jilid II Cair, Total Penerima Tembus 48.676 Mahasiswa

Rabu, 18 Maret 2026 17:10

GRATISPOL - Memasuki bulan ketiga tahun 2026, dana bantuan pendidikan Gratispol tahap kedua resmi dicairkan dan sudah masuk ke rekening kampus/ IG @gratispol

ARUSBAWAH.CO -  Kabar baik datang untuk ribuan mahasiswa di Kalimantan Timur.

Memasuki bulan ketiga tahun 2026, dana bantuan pendidikan GratisPol tahap kedua resmi dicairkan dan sudah masuk ke rekening kampus.

Kepala Biro Kesra Pemprov Kaltim, Dasmiah, memastikan pencairan tersebut telah dilakukan pada pertengahan Maret.

“Alhamdulillah mas, jelang Idul Fitri ini yang kedua sudah dicairkan. Per 17 Maret kemarin sudah ditransfer (ke rekening kampus),” ujar Dasmiah kepada Arusbawah.co pada Rabu siang ini. 

Pencairan ini menjadi angin segar, terutama bagi kampus serta mahasiswa yang tengah menghadapi kebutuhan biaya pendidikan menjelang Lebaran.

Total Dana Tembus Rp220 Miliar dalam Dua Tahap

Pada tahap kedua ini, Pemprov Kaltim menyalurkan anggaran sebesar Rp117,55 miliar.

Dana tersebut didistribusikan ke:

  • 7 perguruan tinggi negeri
  • 44 perguruan tinggi swasta
    Total 51 kampus di Kaltim

Jumlah penerima pada tahap ini mencapai 27.548 mahasiswa, terdiri dari:

  • 15.299 mahasiswa PT negeri
  • 12.249 mahasiswa PT swasta

Sebelumnya, pada tahap pertama akhir Februari 2026, bantuan telah disalurkan kepada 21.128 mahasiswa dengan total anggaran Rp103,1 miliar.

Jika diakumulasi, total dana yang sudah dikucurkan dalam dua tahap ini mencapai Rp220,65 miliar.

48.676 Mahasiswa, Setara Ribuan Tim Sepak Bola

Dari dua kali pencairan tersebut, jumlah mahasiswa penerima manfaat kini telah menembus 48.676 orang.

Angka ini bukan sekadar statistik.

Jika dianalogikan, jumlah tersebut setara dengan sekitar 4.400 lebih tim sepak bola (dengan 11 pemain per tim).

Gambaran ini menunjukkan betapa luasnya jangkauan program Gratispol dalam membantu akses pendidikan di Kaltim—dari kota hingga wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

Harapan untuk Generasi Kaltim yang Lebih Kompetitif

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud (Harum), menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan daerah.

“Semoga lebih banyak lagi anak-anak kita yang bisa berkuliah dan meningkatkan kompetensi dan berdaya saing,” ujarnya dalam keterangan dikutip dari Instagram Pemprov Kaltrim. 

Rudy juga menekankan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas, meski kondisi anggaran daerah mengalami tekanan.

“Pendidikan adalah investasi masa depan. Meski APBD kita tak sebesar beberapa tahun lalu, kami tetap ingin lebih banyak anak-anak Kaltim menikmati pendidikan tinggi tanpa kendala biaya,” tambahnya.

Ke depan, Pemprov Kaltim menargetkan total penerima bantuan Gratispol pada 2026 mencapai 158.981 mahasiswa dengan alokasi anggaran sekitar Rp1,377 triliun.

GRATISPOL - Pada tahap kedua ini, Pemprov Kaltim menyalurkan anggaran sebesar Rp117,55 miliar/ IG @pemprov_kaltim

 

Pendidikan Jadi Kunci Putus Rantai Kemiskinan

Pemprov Kaltim meyakini peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan.

Dengan akses pendidikan yang lebih luas—mulai dari jenjang S1 hingga S3—diharapkan lahir generasi Kaltim yang tidak hanya berpendidikan, tetapi juga berdaya saing tinggi.

Di tengah berbagai tantangan fiskal, keberlanjutan program Gratispol menjadi sinyal bahwa investasi pada manusia tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah. (red)

 

Tag

MORE