Arus Publik

Sobizz BUMDes Bumi Etam Sejahtera

Bagaimana BUMDes Kaliorang Ubah Cara Petani Dapat Pupuk dan Untung Desa, Simak Ceritanya

Jumat, 22 Agustus 2025 21:33

PEMBELIAN PUPUK - Kehadiran BUMDes yang berkecimpung pada usaha pupuk, membuat petani tidak lagi bergantung pada pupuk palsu atau harga mahal dari toko pertanian/ HO to Arusbawah.co

"Sebelum BUMDes masuk, harga pupuk urea per sak 50 kg bisa sekitar Rp650.000. Ada juga pupuk palsu harganya sekitar Rp250.000 per sak, tapi kualitasnya tidak memenuhi standar. Tapi susah juga saat itu. Petani tak punya pilihan. Mau cari pupuk berkualitas, tapi bingung harus ke mana," cerita Muhammad Ali. 

ARUSBAWAH.CO -  BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) di Kaliorang kini sudah mulai turut berpartisipasi untuk kemajuan desa dengan adanya unit usaha pupuk yang selama 1 tahun terakhir digeluti. 

Adalah Muhammad Ali, Direktur BUMDes Bumi Etam Sejahtera di Desa Kaliorang, Kutai Timur yang jadi salah satu penggerak lapangan usaha pupuk di kawasan itu. 

Setahun operasional, tak kurang kini ada sekitar 300 petani sawit di kawasan sekitar yang mendapatkan dampak kemudahan dalam mendapatkan pupuk berkualitas dengan harga masuk akal. 

"Dulu, sebelum BUMDes coba buka usaha pupuk, petani di sini sulit untuk mendapatkan itu (pupuk berkualitas).  Walaupun ada, ini nilainya harganya sangat tinggi. Ada juga masalah lain, yaitu petani sudah pakai pupuk, tetapi  pupuk yang dipakai tidak memenuhi standar nasional yang ditandai oleh pemerintah, alias pupuk-pupuk palsu," kata Ali menjelaskan. 

Dari sana, sejak mulai memimpin BUMDes Bumi Etam Sejahtera pada April 2024, Ali bersama perangkat desa lainnya kemudian sepakat untuk harus memulai usaha pupuk di desa tempat mereka tinggal. Banyaknya petani sawit yang berkecimpung di sana, serta belum adanya sama sekali penyedia pupuk berkualitas jadi faktor. 

Tahapan awal, sejak 2024, dengan dukungan pemerintah desa, ia mulai menyusun tim dan struktur organisasi yang terdiri dari Komisaris, Direktur, Sekretaris, Bendahara, dan Manajer Gudang.

Semua penunjukan resmi melalui SK Kepala Desa.

Di tahun yang sama pula, BUMDes Bumi Etam Sejahtera juga sudah memiliki badan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM, nomor induk usaha, rekening BUMDes, serta dokumen legal lainnya.

Kemudian BUMDes mulai jajaki kerja sama dengan pihak kompeten dalam bidang pupuk.

"Di situlah mulai kami ada kerja sama dengan distributor resmi Pupuk Indonesia yang memiliki anak perusahaan Pupuk Kaltim dan Petrokimia Gresik, yakni Sima Gemilang," ujar Ali. 

Akan tetapi, proses kerja sama tak langsung berjalan begitu saja. 

Sebelum deal melakukan pembelian pupuk dengan jumlah besar, lebih dahulu dilakukan pengecekan tanah serta product knowledge kepada masyarakat sekitar. 

"Jadi dari mereka (Sima Gemilang) menurunkan tim yang mengecek tanah di sekitar kawasan desa Kaliorang, termasuk juga melakukan sosialisasi product knowledge, soal pupuk apa yang tepat untuk para petani di daerah sini," jelasnya. 

Setelah yakin, BUMDEs pun berani untuk bisa melakukan transaksi awal pembelian pupuk.  

Modal awal sebesar Rp111 juta dari pemerintah desa digunakan untuk membeli pupuk berkualitas yang dikerja samakan dengan Sima Gemilang. 

"Pupuk pertama yang dibeli sebanyak 16 ton atau 320 sak langsung di-drop ke gudang BUMDes. Distribusi tidak hanya sekadar menjual, tetapi juga disertai edukasi kepada petani tentang pemakaian pupuk yang tepat," jelas Ali. 

Ia sampaikan, petani-petani di Desa Kaliorang itu tak hanya sekadar diberikan produk pupuk, tetapi pemahaman mendalam soal pupuk-pupuk apa yang cocok. 

Tag

MORE