ARUSBAWAH.CO - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Husni Fahruddin atau Ayub, mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan sistem digital berupa aplikasi untuk mengawasi program TJSL perusahaan secara terbuka.
Menurut Ayub, aplikasi tersebut dirancang agar masyarakat dapat mengakses langsung informasi program TJSL yang merupakan implementasi dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, mulai dari jenis kegiatan hingga nilai anggaran yang digunakan.
“Kami akan bentuk sebuah aplikasi. Aplikasinya di setiap perusahaan. Mau bikin program TJSL, ada menunya, terlihat nilainya, dan masyarakat luas bisa mengaksesnya,” ujar Ayub, Rabu (18/3/2026).
Ia menegaskan, kehadiran sistem digital ini diharapkan mampu mendorong transparansi pelaksanaan CSR sekaligus meminimalisir potensi manipulasi data maupun permainan oknum, baik dari pihak perusahaan maupun pemerintah.
“Jadi tidak ada lagi kebohongan kebohongan atau permainan oknum,” tegasnya.
Di sisi lain, Ayub mengakui pelaksanaan TJSL yang menjadi kewajiban CSR perusahaan di daerah saat ini masih belum optimal.
Berdasarkan hasil uji petik awal di lapangan, program CSR yang dijalankan sejumlah perusahaan dinilai belum terstruktur dan belum sepenuhnya terintegrasi dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Tag



