“Kalau ada yang belum terakomodasi, mohon dimaklumi. Tetapi seluruh standar pelayanan minimum tetap berjalan normal. Untuk pendidikan dan kesehatan, bahkan beberapa justru kita tingkatkan,” tambahnya.
Menanggapi kekhawatiran publik terkait penurunan APBD, Rudy memastikan bahwa Gratispol tetap menjadi prioritas utama pemerintah.
“Gratispol tetap jalan. Fokus kita tetap pendidikan dan kesehatan. Infrastruktur juga kita maksimalkan. Anggaran Gratispol Pendidikan sekitar dua triliun lebih,” jelasnya.
Dengan skema ini, Pemprov Kaltim memastikan bahwa meski ruang fiskal menyempit, layanan pendidikan gratis bagi masyarakat tetap terlindungi dan tidak terganggu.
(ir/adv/diskominfokaltim)
Tag



