ARUSBAWAH.CO - Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda kini mendekati tahap akhir, dengan progres fisik mencapai sekitar 90 persen.
Pekerjaan sedang dalam tahap pembersihan sebelum diserahterimakan ke Dinas PUPR, sementara Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda fokus pada persiapan nonfisik, termasuk mekanisme penempatan pedagang agar operasional pasar berjalan tertib dan transparan.
Aplikasi Pendataan Pedagang Jadi Basis Penataan Kios
Salah satu fokus utama Disdag adalah aplikasi pendataan pedagang, yang menjadi dasar pembagian kios.
Kepala Disdag, Nurrahmani, menyebut aplikasi ini “nyaris tuntas”.
Database dalam aplikasi tidak dibuat dari nol, melainkan memanfaatkan data pedagang lama saat relokasi Pasar Pagi, sehingga tidak ada peluang pedagang baru masuk sembarangan.
“Data pedagang tidak bisa dimodifikasi sesuka hati. Yang kembali ke Pasar Pagi hanya mereka yang memang terdaftar sejak awal,” jelas Nurrahmani, Kamis (4/12/2025).
Langkah Pencegahan Percaloan
Untuk menghindari praktik jual-beli kios ilegal, Disdag menyiapkan lapisan pengawasan tambahan.
Tag



