ARUSBAWAH.CO - Upaya pengendalian banjir di kawasan perbatasan Samarinda Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memasuki fase krusial.
Pemerintah Kota Samarinda dan Pemkab Kukar kini bersiap membawa pembahasan ke level kepala daerah, setelah proses sinkronisasi teknis hampir rampung.
Tim teknis dari kedua daerah mempercepat penyelarasan rencana bersama yang akan menjadi fondasi kerja sama lintas wilayah dalam pengendalian banjir.
Pembahasan detail terkait desain, skema kolaborasi, hingga pembagian peran telah digarap intensif sejak beberapa waktu lalu.
Finalisasi Teknis Ditargetkan Rampung Desember
Pemkot Samarinda menargetkan seluruh catatan teknis dapat difinalisasi sebelum akhir tahun.
Setelah itu, pertemuan resmi antara Wali Kota Samarinda Andi Harun dan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri akan dijadwalkan untuk memutuskan langkah eksekusi di lapangan.
Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan bahwa proses penyamaan persepsi antar-perangkat daerah berlangsung konstruktif dan progresif.
“Tim dari kedua daerah sudah mengerucutkan banyak hal. Kalau seluruh poin sudah klop, kami berharap Desember ini bisa duduk bersama secara resmi dengan Bupati Kukar,” ujar Andi Harun, Kamis (11/12/2025) lalu.




