“Festival seperti ini bukan sekadar perlombaan, tetapi proses pembelajaran yang membentuk budaya dan karakter positif. Peserta belajar menghargai perbedaan, bekerja sama, berani tampil, dan menumbuhkan percaya diri,” ujarnya.
Ia menyebut nilai-nilai tersebut sebagai “investasi masa depan”, yang tidak hanya mengandalkan kecerdasan akademik, tetapi juga karakter kuat dan kemampuan berelasi dengan lingkungan sekitar.
Adamin berharap kegiatan kreatif dan kolaboratif seperti ini terus diperluas untuk membentuk pelajar yang unggul dan berdaya saing global.
Seni, Budaya, dan Kolaborasi Lintas Negara
Festival Internasional KPS 2025 menampilkan beragam kegiatan menarik: seni tari, musik, olahraga, hingga pertunjukan budaya multinegara.
Para peserta tidak hanya dituntut unjuk kemampuan terbaik, tetapi juga diajak memahami makna keberagaman dan kerja sama.
Menurut Adamin, setiap penampilan membawa pesan tersendiri.
Tag



