Arus Terkini

ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota pada Hari Lahir Pancasila 2026, Perkuat Peran BPD di Seluruh Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 22:47

Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) mencatat capaian bersejarah dengan berhasil menghimpun 100 ribu anggota yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) mencatat capaian bersejarah dengan berhasil menghimpun 100 ribu anggota yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Pencapaian tersebut diumumkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ABPEDNAS bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026.

Momentum itu dinilai menjadi simbol penguatan komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan desa sekaligus menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, menyebut capaian tersebut mencerminkan semakin kuatnya eksistensi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai salah satu elemen penting dalam tata kelola pemerintahan desa.

Menurutnya, bertambahnya jumlah anggota menunjukkan meningkatnya kesadaran para anggota BPD untuk terlibat aktif dalam mendorong pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

“Pencapaian 100 ribu anggota ini bukan sekadar angka. Ini adalah representasi semangat pengabdian, gotong royong, dan komitmen bersama untuk membangun desa sebagai fondasi kemajuan bangsa,” ujar Indra Utama.

Ia menambahkan, peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus menjadi pijakan dalam pembangunan desa di seluruh Indonesia.

 

ABPEDNAS Perkuat Kapasitas Anggota BPD

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, menegaskan organisasi akan terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia anggota BPD melalui berbagai program penguatan kompetensi.

Program tersebut mencakup pendidikan, pelatihan, pendampingan, hingga kerja sama dengan berbagai pihak guna mendukung implementasi program-program strategis pemerintah di tingkat desa.

Menurut Adhitya, peningkatan kualitas anggota menjadi langkah penting agar BPD mampu menjalankan fungsi pengawasan, aspirasi, dan legislasi desa secara optimal.

“Kami akan terus memperkuat kompetensi anggota agar dapat berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan desa dan mendukung berbagai program strategis nasional,” katanya.

Dewan Pengawas Apresiasi Soliditas Organisasi

Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Reda Manthovani, turut memberikan apresiasi atas soliditas seluruh jajaran organisasi yang dinilai berhasil memperkuat posisi ABPEDNAS sebagai wadah perjuangan anggota BPD di Indonesia.

Ia menilai capaian 100 ribu anggota tidak lepas dari kontribusi berbagai pihak, mulai dari pembina, pengawas, pengurus, anggota hingga mitra strategis yang selama ini mendukung perkembangan organisasi.

DPP ABPEDNAS juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah berperan dalam perjalanan organisasi hingga mencapai tonggak sejarah tersebut.

Komitmen Dukung Desa Maju dan Bebas Korupsi

Meski berhasil mencatat pencapaian besar, ABPEDNAS menegaskan perjalanan organisasi masih panjang.

Organisasi itu berkomitmen untuk terus memperkuat peran BPD dalam menjaga desa, mengawal pembangunan, serta menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam praktik pemerintahan desa.

“Perjuangan masih panjang, namun langkah besar telah dimulai. Bersama, kita terus menguatkan peran BPD, menjaga desa, memperkuat nilai-nilai Pancasila, dan berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, serta sejahtera,” demikian pernyataan DPP ABPEDNAS.

Ke depan, ABPEDNAS menegaskan akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik, memperkuat pembangunan berbasis desa, serta mendukung terciptanya desa yang maju, berdaya saing, dan bebas dari praktik korupsi. (red)

 

Tag

MORE