Arus Publik

Pilrek Unmul 2026 - 2030

Abdunnur Tak Jawab soal Kabar Ketua Panitia Pemilihan Rangkap Jabatan Jadi Dewan Pengarah Tim Pemenangan Rektor 2026 - 2030

MENYERAHKAN BERKAS - Petahana rektor Unmul yang juga bakal calon rektor Unmul periode 2026-2030, Abdunnur menyerahkan berkas pendaftaran ke panitia penyelenggara yakni Mustofa Agung Sardjono/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO - Rektor Universitas Mulawarman (Unmul), Abdunnur, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang diajukan tim redaksi Arusbawah.co terkait beredarnya kabar rangkap jabatan dalam proses Pemilihan Rektor Unmul periode 2026–2030.

Konfirmasi tersebut disampaikan redaksi Arusbawah.co melalui pesan WhatsApp pada Rabu (10/06/2026).

Namun hingga berita ini diturunkan, Abdunnur belum memberikan jawaban atas pertanyaan yang dikirimkan redaksi.

Dalam percakapan WhatsApp tersebut, pesan yang dikirimkan Arusbawah.co terlihat telah terbaca, ditandai dengan munculnya centang biru pada pesan yang dikirim.

Meski demikian, tidak ada respons lanjutan yang diberikan oleh Abdunnur terkait materi konfirmasi yang disampaikan.

Diberitakan sebelumnya, beredar surat berkop Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang menunda tahapan penyaringan Calon Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) periode 2026–2030.

Dalam surat yang didapatkan redaksi Arusbawah.co tersebut, proses yang semula dijadwalkan pada 10 Juni 2026 resmi ditunda.

Penundaan ini dilakukan setelah Inspektorat Jenderal melakukan pendalaman terhadap sejumlah temuan dalam proses pemilihan rektor di lingkungan Unmul.

Temuan Rangkap Jabatan di Lingkungan Senat

Dalam surat bernomor 443/DST/B.B1/KP.05.02/2026, Inspektorat Jenderal Kemdiktisaintek menemukan adanya sekitar 30 anggota Senat dari unsur wakil dosen yang juga merangkap jabatan struktural di lingkungan Universitas Mulawarman, termasuk jabatan Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI).

Kondisi ini dinilai berpotensi tidak sesuai dengan ketentuan dalam Permendiktisaintek Nomor 43 Tahun 2025 tentang Statuta Unmul.

Tag

MORE