ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menargetkan 716 desa tersambung internet gratis pada akhir tahun 2025.
Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, dalam perjuampaan dengan awak media pada Jumat (29/08/2025) menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan fondasi transformasi digital desa.
Program ini menelan anggaran Rp12,5 miliar dengan capaian saat ini sudah mencapai 441 desa atau 52 persen. Penyedia layanan yang terlibat antara lain Telkom, Telkomsel, Icon+, dan Comtelindo.
Capaian Pemasangan Jaringan Internet Desa
Hingga akhir Agustus 2025, pemasangan internet desa tercatat sebagai berikut:
- Telkom: 130 desa selesai terpasang.
- Comtelindo: 84 desa selesai terpasang.
- Telkomsel: dari 131 target desa, baru 71 desa yang terpasang, sisanya masih dikerjakan.
- Icon+: 11 desa terpasang, 14 desa dalam proses pengerjaan.
Secara total, target internet desa mencapai 841 desa, dengan distribusi:
- Berau: 100 desa
- Kutai Barat: 190 desa
- Kutai Kartanegara: 193 desa
- Kutai Timur: 139 desa
- Mahakam Ulu: 50 desa
- Paser: 139 desa
- Penajam Paser Utara: 30 desa




