Arus Publik

CELIOS

623.937 Perempuan Putus Asa Cari Kerja dalam Laporan CELIOS: Bukan Karena Tidak Mampu, tapi Pasar Kerja yang Diskriminatif

50,83% perempuan menikah terhambat diskriminasi status nikah

Senin, 25 Mei 2026 18:10

CELIOS - Perempuan Dalam Angkatan Kerja Indonesia

Praktik penyaringan kandidat berdasarkan status ini, meskipun tidak selalu tertuang secara eksplisit dalam kebijakan rekrutmen masih berlangsung di banyak sektor formal Indonesia.

Kondisi paling berat dialami oleh perempuan yang telah bercerai, khususnya pada kelompok usia 51–60 tahun.

Mereka menghadapi diskriminasi ganda: berbasis gender sekaligus usia.

Pada usia tersebut dengan status perceraian, akses ke pasar kerja formal menjadi sangat terbatas, sehingga keputusan untuk berhenti mencari kerja menjadi pilihan yang tidak terelakkan.

Tiga Dekade Tanpa Perubahan Berarti

Temuan ini tidak bisa dilepaskan dari konteks historis yang lebih panjang. CELIOS mencatat bahwa sejak 1995 lebih dari tiga dekade lalu, lebih dari 65 persen angkatan kerja perempuan Indonesia sudah terkonsentrasi di sektor informal.

Pada 2025, angka tersebut hanya bergeser menjadi 63,33 persen, sementara laki-laki berada di angka 54,13 persen.

Di sektor formal, perempuan hanya mengisi 36,66 persen dari total pekerja, jauh di bawah laki-laki yang mencapai 45,87 persen.

Dalam rentang tiga dekade dengan berbagai pergantian kepemimpinan nasional, tidak ada perubahan struktural yang signifikan terhadap ketimpangan ini.

Tag

MORE