Belum Ada Bantuan Setelah Lima Hari Banjir
Yang membuat situasi warga desa semakin sulit adalah ketiadaan bantuan dari Pemerintah.
Kades M. Syami’un mengatakan hingga hari kelima, tidak ada kiriman logistik baik dari pemerintah kabupaten Kutai Timur maupun pemerintah provinsi Kalimantan Timur.
“Belum, belum ada sama sekali bantuan. Jadi sudah 5 hari belum ada,” ucap Syami’un.
Warga Mengungsi dan Mendirikan Tenda Mandiri
Kata dia, sebagian warga memilih mengungsi ke dataran yang lebih tinggi di sekitar desa.
Ada yang menempati balai pertemuan, sementara lainnya membuat tenda secara mandiri.
Ia membeberkan, hingga kini, dapur umum juga belum tersedia.
“Ada yang di balai pertemuan, ada yang bikin tenda sendiri gitu. Kalau bantuan belum ada sama sekali,” kata Syami’un.
Mereka disebut menggunakan terpal sendiri, makanan sendiri, dan memasak secara mandiri.
“Tidak ada, kami bangun sendiri-sendiri,” ujar Syami’un.
Ketinggian Air Mencapai Dada Orang Dewasa
Kondisi ketinggian air banjir di desa tersebut berbeda-beda pada setiap titik.
Tag



