Arus Publik

Arus Tambang

3 Tambang Batu Bara Terbesar di Kalimantan Timur, Ada yang Produksinya Tembus 70 Juta Ton

Tambang batu bara terbesar di Kaltim

TAMBANG BATU BARA – PT Kaltim Prima Coal, Tambang Tabang PT Bayan Resources Tbk, dan PT Berau Coal menjadi tiga perusahaan dengan kapasitas produksi terbesar di provinsi tersebut/ Foto: pexels

ARUSBAWAH.CO - Kalimantan Timur dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batu bara terbesar di Indonesia.

Berbagai perusahaan tambang berskala nasional maupun internasional mengelola wilayah konsesi yang tersebar di sejumlah kabupaten, dengan kapasitas produksi mencapai puluhan juta ton setiap tahun.

Keberadaan industri pertambangan tersebut menjadikan Kalimantan Timur sebagai salah satu penopang utama sektor energi nasional sekaligus pemasok batu bara ke pasar ekspor.

Di antara banyaknya perusahaan yang beroperasi, terdapat tiga tambang batu bara yang dikenal memiliki kapasitas produksi dan skala operasional terbesar, yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC), Tambang Tabang milik PT Bayan Resources Tbk, dan PT Berau Coal.

1. PT Kaltim Prima Coal (KPC)

PT Kaltim Prima Coal atau KPC menjadi salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia sekaligus salah satu kompleks tambang terbuka (open-pit) terbesar di dunia.

Perusahaan ini beroperasi di wilayah Sangatta dan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, dengan luas konsesi sekitar 84.938 hektare.

Berdasarkan laporan kinerja induk usahanya, PT Bumi Resources Tbk, realisasi produksi tahunan KPC berada pada kisaran 40 hingga 55 juta ton per tahun.

Angka tersebut menjadikan KPC sebagai kontributor terbesar terhadap produksi grup BUMI yang mencapai sekitar 75 hingga 80 juta ton per tahun.

2. Tambang Tabang PT Bayan Resources Tbk

Tambang Tabang yang dikelola PT Bayan Resources Tbk berada di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kawasan ini menjadi salah satu proyek strategis perusahaan dengan dukungan infrastruktur logistik yang terintegrasi.

Berdasarkan Guidance Report resmi perusahaan, ekspansi yang dilakukan di kawasan Tabang diproyeksikan mendorong kapasitas produksi grup hingga mencapai 69 hingga 72 juta ton per tahun.

Secara keseluruhan, grup Bayan Resources memiliki area konsesi resmi sekitar 166.300 hektare yang tersebar di Kalimantan.

3. PT Berau Coal

Perusahaan berikutnya adalah PT Berau Coal yang beroperasi di Kabupaten Berau.

Berau Coal dikenal sebagai salah satu produsen batu bara terbesar di wilayah utara Kalimantan Timur dengan kapasitas produksi rata-rata sekitar 30 hingga 40 juta ton per tahun.

Perusahaan ini memiliki wilayah konsesi seluas kurang lebih 108.000 hektare dan mengoperasikan beberapa lokasi tambang utama, yakni Lati, Binungan, dan Sambarata.

Ketiga lokasi tambang tersebut menjadi tulang punggung produksi Berau Coal yang secara konsisten memasok kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.

Data Produksi Bersumber dari Laporan Resmi Perusahaan

Data kapasitas produksi ketiga perusahaan tersebut mengacu pada dokumen resmi yang dipublikasikan masing-masing perusahaan, mulai dari Laporan Tahunan (Annual Report), target Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang telah disetujui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga keterbukaan informasi emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Untuk KPC, angka produksi mengacu pada keterbukaan informasi dan laporan kinerja PT Bumi Resources Tbk.

Sementara data Tambang Tabang berasal dari Guidance Report PT Bayan Resources Tbk yang memuat target peningkatan produksi grup.

Adapun kapasitas produksi PT Berau Coal mengacu pada profil operasional perusahaan serta data historis Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM yang mencatat akumulasi produksi dari tambang Lati, Binungan, dan Sambarata.

Seluruh data tersebut merupakan informasi yang bersifat publik dan diperbarui secara berkala melalui laporan tahunan perusahaan, dokumen hubungan investor (Investor Relations), serta keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

Berkontribusi pada Industri Batu Bara Nasional

Ketiga perusahaan tersebut menjadi bagian penting dalam industri pertambangan batu bara di Kalimantan Timur.

Selain memasok kebutuhan energi dalam negeri, produksi batu bara dari perusahaan-perusahaan tersebut juga diekspor ke berbagai negara.

Aktivitas operasional yang didukung kawasan konsesi luas, infrastruktur logistik, serta kapasitas produksi yang besar menjadikan Kalimantan Timur sebagai salah satu pusat industri batu bara terbesar di Indonesia.

Keberadaan tambang-tambang berskala besar tersebut juga berperan dalam mendorong aktivitas ekonomi daerah melalui investasi, penyerapan tenaga kerja, hingga pengembangan infrastruktur di sekitar wilayah operasional. (sal)

Tag

MORE