Arus Publik

Samarinda Terkini

1 IPAL Digunakan 3 Kegiatan Usaha, DLH Samarinda Kasih Sanksi Pembinaan di Kasus Bau Menyengat Kawasan Mercure

by:
Lisa
Kamis, 5 Februari 2026 20:57

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PT Bumi Mulia Sentosa Abadi, di Kawasan Hotel Mercure, Ibis Hotel, dan City Centrum/ Arusbawah.co

 

Bau Berasal dari IPAL dan Gas Buang Dapur

DLH juga menemukan bahwa bau menyengat tidak hanya bersumber dari IPAL, tetapi turut diperparah oleh gas buang dapur City Centrum yang arah cerobongnya berdekatan dengan IPAL dan menghadap ke jalan raya.

“Cerobong IPAL dan gas buang dapur posisinya saling berdekatan dan mengarah ke jalan. Gas terperangkap dan baunya tercium sampai ke simpang lampu merah,” jelas Nursaidah.

Selain itu, mixer IPAL dengan daya terlalu kuat memicu pelepasan gas berlebih.

Beberapa pompa dan blower juga ditemukan dalam kondisi tidak optimal dan mengalami karat.

DLH Jatuhkan Sanksi Administratif

Atas temuan tersebut, DLH Samarinda menjatuhkan sanksi administratif berupa SK Paksaan Pemerintah.

Sanksi itu memerintahkan pengelola kawasan untuk melakukan perbaikan IPAL, pengendalian udara, pengukuran ulang kualitas air limbah, serta pemenuhan seluruh parameter baku mutu lingkungan.

Manajemen kawasan kemudian melakukan perbaikan teknis selama kurang lebih satu bulan, meliputi penataan ulang cerobong, pemasangan sistem pengendali bau, perubahan metode pengolahan IPAL, penyesuaian kekuatan mixer, serta sertifikasi operator IPAL.

“Awalnya masih trial and error. Mereka cari sumber masalahnya satu per satu sampai ketemu,” kata Nursaidah.

DLH Pastikan Bau Hilang dan Air Limbah Normal

Setelah seluruh perbaikan dilakukan, DLH kembali turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.

Tag

MORE