Arus Terkini

Viral! Video Anggota DPRD Kaltim Diframingkan Hidup Mewah, Abdul Giaz Beri Klarifikasi

Jumat, 28 Februari 2025 7:9

Foto: Abdul Giaz, anggota DPRD Kaltim Komisi II/Foto: Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO - Sebuah video yang memperlihatkan anggota DPRD Kaltim dari Komisi II, Abdul Giaz, tengah menikmati hiburan bersama beberapa rekannya viral di media sosial.

Video yang diunggah oleh akun Instagram bambu_pemersatu pada Rabu (26/02/2025) itu memicu berbagai reaksi publik.

Dalam video itu, Abdul Giaz tampak asyik berjoget sambil mengisap shisha di sebuah tempat hiburan.

Hal itu kemudian menuai kritik, karena dinilai menunjukkan gaya hidup mewah seorang pejabat publik.

Menanggapi hal itu, Abdul Giaz memberikan klarifikasi.

Politisi Partai Nasdem itu menegaskan bahwa tuduhan pamer kemewahan dalam video tersebut tidaklah benar.

"Ini terkait video yang viral, soal saya dibilang bergaya mewah. Sebenarnya kita nggak tahu juga itu media dari mana. Jangan sampai dianggap ini dari media Samarinda atau Kaltim yang menyebarkan fitnah. Itu zolim," ujar Abdul Giaz.

Pria yang sering disapa Adul itu mengatakan bahwa dirinya bukanlah tipe orang yang gemar pamer harta.

Jaket yang dikenakannya dalam video tersebut, menurutnya, merupakan pemberian dari presiden Borneo FC Samarinda.

"Kalau dibilang mewah, ini jaket saya juga dikasih. Saya berteman dengan siapa saja, dari orang kaya, sedang, miskin, sampai yang dianggap gila pun saya temani," jelasnya.

Abdul Giaz juga menyinggung bahwa sejak sebelum menjabat sebagai anggota DPRD, ia sudah terbiasa bergaul dengan berbagai kalangan.

Bahkan, ia mengaku sering diajak beraktivitas oleh rekan-rekannya yang memiliki kondisi ekonomi lebih baik.

"Soal saya umroh, ya saya diajak teman-teman yang punya rezeki lebih. Itu bukan berarti saya pamer kemewahan. Saya orangnya tulus, banyak juga dibantu oleh teman-teman," tegasnya.

Tidak hanya membantah tudingan, Abdul Giaz yang merupakan seorang konten kreator juga berencana untuk melaporkan penyebar video tersebut ke pihak kepolisian.

Adul sapaan akrabnya menilai bahwa konten yang beredar sudah mengarah pada fitnah.

"Ini fitnah! Saya akan laporkan ke Polresta atau mungkin ke Kapolda. Kita akan tanyakan ke tim cyber supaya ini tidak melebar. Jangan sampai masyarakat Kaltim terpecah karena isu seperti ini," kata Abdul Giaz.

Menurutnya, perlu ada upaya serius untuk mencari tahu siapa dalang di balik penyebaran video tersebut.

Ia khawatir ada pihak luar yang ingin memprovokasi masyarakat Kaltim dengan menyebarkan informasi yang belum tentu benar.

"Kita harus cari tahu siapa orang ini. Jangan sampai ternyata ini media luar yang ingin memecah belah kita," lanjutnya.

Saat ditanya kapan laporan akan dilayangkan, Abdul Giaz mengatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan kepolisian.

"Selesai Maghrib, kita cari dulu. Saya juga mau tanya, tim cyber ini di Polresta atau di Polda? Semoga bisa segera dilacak," ujarnya.

Terkait momen dalam video, Abdul Giaz juga menjelaskan bahwa kejadian itu terjadi sebelum dirinya resmi dilantik sebagai anggota DPRD Kaltim.

"Itu sebelum saya jadi Dewan. Saya ini kan content creator juga. Jadi kalau ada yang lucu-lucu, ya saya ikut. Setelah jadi Dewan, ya saya agak jaga diri, tapi tetap menjadi diri sendiri," katanya.

Namun, Giaz mengakui bahwa setelah menjadi anggota DPRD, ada beberapa hal yang harus ia perbaiki, terutama dalam pembuatan konten.

"Misalnya dulu saya ngomong kasar, sekarang harus diperhalus. Karena saya berdiri di sini juga berkat teman-teman media. Jadi saya harus lebih bijak," pungkasnya.

Ads Arusbawah.co
Tag

MORE