“Dari kunjungan ini, kami belajar bagaimana Jepang mengelola kolaborasi riset antara akademisi dan industri dengan dukungan kuat dari pemerintah,” ujar Prof. Abdunnur dalam pernyataannya yang diterima redaksi Arusbawah.co.

Dari Jepang ke Samarinda, Lahir Gagasan Pusat Inovasi Tropis
Sepulang dari Jepang, UNMUL tak ingin berhenti pada tahap belajar.
Mereka telah menyiapkan langkah nyata: mendirikan The Research Innovation Center of Science and Techno Park for Tropical Studies.
Pusat riset ini akan berdiri di beberapa lokasi strategis, seperti Kawasan Riset UNMUL Samarinda (KHDTK Lempake), Tahura Bukit Soeharto, dan Miniatur Hutan Hujan Tropis (MHHT) UNMUL di IKN.
Fokusnya jelas—menggabungkan potensi keilmuan UNMUL dengan sumber daya alam Kalimantan Timur, serta membuka ruang kolaborasi bersama industri dan pemerintah daerah.
Tag



