Jika terealisasi, Unmul akan menjadi kampus kelima yang memiliki jurusan tersebut.
“Di Indonesia baru ada empat program studi Korea. Jadi Unmul ini calon yang kelima. Kami sudah mengunjungi semua kampus yang punya program itu, dan kami lihat potensinya sangat besar di sini,” kata Kang.
- Stafsus Wapres Datang ke Kampus, Rektor Abdunnur Suarakan Civitas Akademika Jadi Pemikir Kebijakan Nasional
- Cerita Syarli Baizura, Gadis Samarinda yang Pernah ke Disneyland Hongkong Karena Juara, Kini Jadi Juara 1 Lagi Kaligrafi Nasional
- Mau Kuliah di Samarinda? Ini 20 Kampus Favorit Lengkap dari PTN hingga PTS
Perluasan Pengajaran Bahasa Korea di Tingkat SMA
Selain di level perguruan tinggi, pemerintah Korea Selatan juga mulai memperluas pengajaran bahasa Korea di tingkat sekolah menengah atas (SMA).
Bahasa Korea telah ditetapkan sebagai bahasa asing kedua di Indonesia sejak 2017, namun jumlah sekolah yang menerapkannya masih sedikit.
“Kami sudah kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, khususnya di pendidikan dasar dan menengah. Kami sudah punya kurikulum ekstrakurikuler bahasa Korea di beberapa SMA. Tapi baru di Jakarta dan sekitarnya. Kami ingin memperluasnya ke daerah lain, termasuk Kalimantan Timur,” ungkap Kang.
Ia menjelaskan, inisiatif itu tidak semata untuk memperkenalkan budaya, tapi juga membuka peluang kerja bagi generasi muda Indonesia yang fasih berbahasa Korea.
“Banyak kesempatan pekerjaan di Korea Selatan dan juga di perusahaan Korea yang ada di Indonesia. Itu tujuan utama kami sekarang,” tegasnya.




