ARUSBAWAH.CO - Balikpapan Tennis Stadium menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Kejati Kaltim Cup II 2025 pada 22–24 Agustus.
Turnamen yang diinisiasi Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur ini menghadirkan 13 kategori pertandingan.
Selain menjadi ajang olahraga, kejuaraan juga diproyeksikan sebagai media silaturahmi antarinstansi, atlet, dan masyarakat.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H Seno Aji, hadir sekaligus memberikan dorongan agar kegiatan ini memperkuat nilai kebersamaan.
“Jadi turnamen ini bisa menjadi wadah memperkuat sinergi lintas sektor. Aparat, masyarakat, dan atlet dari berbagai latar belakang bertemu dengan semangat yang sama,” ujarnya, Jumat (22/8/2025).
Menurutnya, tenis bukan sekadar olahraga fisik, melainkan juga sarat filosofi yang relevan dengan pembangunan daerah.
“Tenis menuntut kekuatan fisik, konsentrasi, dan strategi. Sama halnya dengan membangun Kaltim, kita dituntut fokus, berstrategi, dan pantang menyerah,” tegasnya.
Namun, ia juga menyoroti keterbatasan sarana yang ada saat ini.
“Penggemar tenis luar biasa banyak, tapi wadahnya terbatas. Karena itu kami sangat mengapresiasi kejuaraan ini,” ungkapnya.
Wagub kemudian mengajak seluruh peserta bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan kejuaraan sebagai ruang mempererat persaudaraan.
Sementara itu, Kepala Kejati Kaltim, Supardi, menuturkan bahwa penyelenggaraan Kejati Cup II bertepatan dengan peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-80.
Ia menegaskan harapannya agar turnamen ini bisa terus berkembang dan suatu hari mencapai level nasional.
“Kami ingin menjadikan ajang ini sebagai wadah silaturahmi antar pecinta tenis sekaligus memotivasi generasi muda agar lahir bibit-bibit atlet berprestasi, tidak hanya di Kaltim tapi juga di tingkat nasional,” ujarnya.
Sebagai pelengkap, di lokasi yang sama turut berlangsung turnamen bulu tangkis antar kampung (tarkam) yang digelar oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan. (adv)




