Arus Publik

ARUS DATA

TPT Kaltim 2025 Naik Jadi 5,20 Persen, Pengangguran Tembus 108,07 Ribu Orang

Kamis, 19 Februari 2026 20:48

Ilustrasi pengangguran (ISTIMEWA)

ARUSBAWAH.CO -  Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada November 2025 sebesar 5,20 persen, dengan jumlah pengangguran mencapai 108,07 ribu orang.

Data ini disampaikan dalam rilis resmi BPS Kaltim terkait kondisi ketenagakerjaan terbaru.

Kepala BPS Kaltim, Mas’ud Rifai, menyampaikan bahwa dalam periode tiga bulan terakhir terjadi kenaikan TPT.

“Selama periode Agustus 2025–November 2025, mengalami kenaikan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT),” ujarnya.

Secara historis, jumlah dan tingkat pengangguran di Kaltim mengalami fluktuasi dalam dua tahun terakhir.

Pada Februari 2024, jumlah pengangguran tercatat 115,52 ribu orang dengan TPT 5,75 persen.

Angka tersebut turun pada Agustus 2024 menjadi 107,02 ribu orang (5,14 persen). Namun pada Februari 2025 kembali meningkat menjadi 113,17 ribu orang dengan TPT 5,33 persen.

Pada Agustus 2025, jumlah pengangguran turun menjadi 107,67 ribu orang dengan TPT 5,18 persen, sebelum kembali naik pada November 2025 menjadi 108,07 ribu orang atau 5,20 persen.

Mas’ud juga memaparkan perkembangan TPT berdasarkan jenis kelamin. Ia menegaskan bahwa dalam periode Agustus–November 2025 terjadi dinamika berbeda antara laki-laki dan perempuan.

“Selama periode Agustus 2025–November 2025), TPT laki-laki mengalami penurunan 1,16 persen poin, sedangkan TPT perempuan mengalami kenaikan sebesar 2,17 persen poin,” jelasnya.

Pada November 2025, TPT laki-laki tercatat 4,05 persen, sedangkan TPT perempuan lebih tinggi yakni 7,30 persen.

Data tersebut menunjukkan kesenjangan tingkat pengangguran antara laki-laki dan perempuan di Kaltim.

Dari sisi struktur ketenagakerjaan, jumlah penduduk usia kerja di Kalimantan Timur pada November 2025 mencapai 3.146,62 ribu orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.079,44 ribu orang termasuk dalam angkatan kerja, sementara 1.067,18 ribu orang tergolong bukan angkatan kerja.

Jumlah penduduk bekerja tercatat sebanyak 1.971,37 ribu orang. Dalam tiga bulan terakhir, BPS mencatat adanya tambahan penyerapan tenaga kerja.

“Sepanjang Agustus 2025–November 2025, penyerapan tenaga kerja bertambah sebanyak 1,64 ribu orang,” kata Mas’ud.

Dari total penduduk bekerja tersebut, sebanyak 1.574,17 ribu orang merupakan pekerja penuh, 311,81 ribu orang pekerja paruh waktu, dan 85,40 ribu orang setengah pengangguran.

Selain itu, BPS juga memaparkan komposisi tenaga kerja berdasarkan tingkat pendidikan.

Sekitar 18,97 persen dari total penduduk bekerja di Kaltim merupakan lulusan pendidikan tinggi (Diploma ke atas).

“Selama Agustus 2025–November 2025, proporsi penduduk bekerja mengalami peningkatan pada jenjang pendidikan SMA dan Diploma IV/S1/S2/S3,” ujar Mas’ud.

Pada November 2025, persentase penduduk bekerja dengan pendidikan SD ke bawah tercatat 21,43 persen.

Lulusan SMP sebesar 13,83 persen, SMA 30,57 persen, dan SMK 15,20 persen.

Sementara itu, lulusan Diploma I/II/III sebesar 3,32 persen dan Diploma IV/S1/S2/S3 mencapai 15,65 persen. (raf)

 

 

Tag

MORE